Hasil pertandingan dalam giornata 36 itu jelas memberikan angin segar buat Giallorossi. Kini selisih mereka dari pemuncak klasemen Nerazzuri tinggal menyisakan tiga poin, dengan dua laga sisa.
Meski bahagia timnya sudah kian mendesak Inter, Pelatih Roma Luciano Spalletti mengaku kecewa. Penyebabnya adalah hasil seri kontra Livorno pada 19 April lalu. Jika saja Roma saat itu bisa menang, raihan mereka pun akan setara dengan Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan timnya saat menghadapi Il Samp memang tak teramat meyakinkan. Dua kali mereka diselamatkan mistar gawang. Usai mendengar kabar derby kota Milan, barulah Roma tancap gas.
"Samp termotivasi di babak pertama, tapi di babak kedua kami bisa membuka ruang dan mengunci kemenenangan. Hari ini kami bisa tampil di bawah tekanan dan menang lawan tim tangguh. Tempat kedua sangat penting, karena kini kami sudah di posisi dua untuk tiga tahun ini. Sekarang tugas kami untuk terus memangkas selisih dengan Inter," lugas Spalletti.
Sementara itu pengawal gawang Roma Doni masih berhati-hati terhadap kans timnya menyalip Inter, walau berbeda dengan pelatihnya dalam soal penyesalan. "Akan sulit meraih Scudetto, tapi kami masih percaya. Apapun yang terjadi, kami takkan menyesali apapun."
(krs/ian)











































