Di Stadion Olimpico, Minggu (11/5/2008), Roma sudah membuka keunggulan saat Christian Panucci mencetak gol pertama di menit ke-23. Gol dari bek gaek itu tercipta melalui tandukan memanfaatkan sebuah free-kick.
Meski cukup menguasai pertandingan, Roma baru bisa memastikan raihan tiga angka di menit 67 melalui gol Daniele De Rossi. Proses gol ini terjadi dengan indah karena De Rossi meluncurkan sepakan bebas yang melengkung indah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini membuat Roma untuk sementara mengumpulkan 82 angka. Selisih sang penghuni peringkat dua dari Inter yang memimpin klasemen menciut jadi satu poin saja akibat hasil imbang yang dipetik Nerazzurri.
Patrick Vieira membuat seisi stadion Giuseppe Meazza bersorak dengan mencetak gol pembuka saat laga baru berusia 11 menit. Gol yang merobek gawang Alex Manninger itu tercipta dari sundulan menyambut sepak pojok.
Massimo Maccarone kemudian menyamakan kedudukan saat laga berusia setengah jam. Maccarone mencetak golnya dengan memanfaatkan umpan terobosan Hussein Kharja. Skor pun jadi 1-1.
Bintang muda Inter, Mario Balotelli sempat membikin para pendukung La Beneamata tenang berkat golnya di menit terakhir babak pertama. Balotelli menceploskan bola hasil umpan kepala Vieira.
Inter sepertinya akan mengemas tiga angka sekaligus menyegel scudetto. Namun nyatanya Kharja menjadi mimpi buruk kiper Julio Cesar setelah sepakannya di menit 69 tak mampu ditahan portiere Brasil itu.
Di penghujung pertandingan, terjadi drama yang sangat menegangkan. Wasit memberi penalti untuk Inter. Hukuman ini cukup kontroversial karena Christian Rigano dituduh menarik kaos Marco Materazzi di kotak terlarang Atalanta.
Materazzi yang mengambil sendiri sepakan hukuman itu gagal melesakkan bola ke gawang Siena karena bola masih bisa ditepis oleh Manninger yang menjatuhkan diri untuk mengusir si kulit bundar.
Saat wasit meniup peluit panjang, kedudukan 2-2 tetap tidak berubah.
Hasil ini membuat perolehan angka Inter hanya bertambah satu poin menjadi 82. Sedangkan Roma setia menguntit dengan jumlah angka 81. Di pekan terakhir, Inter akan melawat ke markas Parma dan Roma juga akan bertandang ke kandang Catania.
Susunan pemain:
Roma: Doni; Cicinho, Mexes (Antunes 48), Panucci, Tonetto; De Rossi, Pizarro; Perrotta (Cassetti 33), Aquilani, Mancini; Vucinic (Brighi 80)
Atalanta: Coppola; Belleri, Talamonti, Pellegrino, Bellini; De Ascentis, Padoin (Rivalta 55), Ferreira Pinto, Muslimovic (Paolucci 51); Doni; Floccari (S Inzaghi 72)
Inter: Julio Cesar; Maicon, Burdisso, Materazzi; Maxwell (Crespo 81); Zanetti, Cambiasso (Pele' 85), Vieira; Jimenez; Cruz, Balotelli (Suazo 63)
Siena: Manninger; Ficagna, Portanova, Loria, Rossi; Vergassola, Codrea (Coppola 46), Galloppa (Rigano' 65); Kharja, Locatelli (Alberto 46); Maccarone
(arp/din)











































