Seperti diberitakan sebelumnya, tifosi Roma dilarang pergi ke Sisilia atau membeli tiket pertandingan di Stadio Angelo Massimino pada hari Minggu (18/5/2008) mendatang, atau pada giornata 38 Liga Italia.
Keputusan pencekalan itu diambil oleh Osservatorio, sebuah komisi yang berwenang mengevaluasi risiko-risiko yang ada dalam event-event olahraga dan untuk memerangi kerusuhan fans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tentu saja merugikan Roma yang masih berpeluang menjadi juara. Jika mereka mampu mengalahkan Catania dan Inter Milan tidak menang atas Parma, maka titel scudetto akan diboyong ke kota Roma.
"Pemain memang hanya harus fokus untuk pertandingan setiap kali masuk lapangan, tapi fans pun memainkan sebuah peran yang penting," tegas bek Roma Philippe Mexes kepada Football Italia.
"Apa yang kami lihat di sini adalah dua cara berbeda dalam memperlakukan suporter. Fans kami dilarang datang ke Catania, tapi suporter Inter diperbolehkan mengunjungi Parma."
Larangan tersebut juga agak disesali Presiden Lega Calcio, Antonio Matarrese. Walaupun tetap meminta pihak-pihak terkait tetap tenang, tapi ia berharap Osservatorio mau memikirkan ulang keputusannya itu di hari Kamis.
Roma hanya akan juara jika menang atas Catania dan Inter seri atau kalah dari Parma. Jika Inter kalah tapi Roma hanya seri, dan itu berarti nilai mereka sama, maka Inter tetap tampil sebagai juara karena unggul head-to-head.
(a2s/krs)










































