Perang Penghabisan Inter-Roma

\'Final\' Liga Italia

Perang Penghabisan Inter-Roma

- Sepakbola
Kamis, 15 Mei 2008 12:00 WIB
Perang Penghabisan Inter-Roma
Jakarta - Penentuan siapa yang berhak untuk merengkuh gelar juara Seri A akhirnya harus dibawa hingga pekan terakhir. Inilah perang penghabisan bagi dua kandidat: Inter Milan dan AS Roma.

Inter dan Roma menjadi dua klub terakhir yang masih berpeluang menggondol gelar juara. Mereka kini beriringan di posisi satu dan dua Seri A. Nerazzurri mengoleksi 82 poin dan Giallorossi satu angka di belakangnya.

Dominan sejak awal musim, Inter seharusnya bisa menyegel scudetto pekan lalu. Diwarnai kegagalan Marco Materazzi mengeksekusi penalti, Inter diimbang Siena 2-2 di kandang sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di giornata ke-38, penentuan untuk Inter dan Roma akan berlangsung di luar rumah masing-masing. Sama-sama bertarung Minggu (18/5/2008), Inter akan mengunjungi Parma dan Roma bakal melawat ke Italia selatan menjumpai Catania.

Sungguh kebetulan, bila Inter dan Roma bersaing memperebutkan scudetto, maka Parma dan Catania bersaing memperebutkan 'tiket' bertahan di Seri A alias menghindari degradasi.

Catania kini berada di peringkat 17 dengan koleksi 36 angka, unggul dua poin atas Parma yang berada di posisi terakhir mereka yang akan terdegradasi.

Untuk bisa memastikan scudetto, Inter secara mutlak wajib mengalahkan Parma. Hasil seri atau kalah memang masih bisa membuat tim besutan Roberto Mancini itu menjadi juara, asalkan Roma juga gagal membekuk Catania. Tapi hasil seri atau kalah tentu berisiko besar bagi Javier Zanetti cs.

Di atas kertas, Inter jelas bukan tandingan Parma. Apalagi, Gialloblu baru saja memecat juru latihnya, Hector Cuper. Inter juga kemungkinan sudah bisa diperkuat bomber tajam Zlatan Ibrahimovic yang baru pulih dari cedera.

Tapi motivasi besar Parma untuk bisa lepas dari degradasi juga bisa menyengat. Igor Budan dkk wajib menang untuk bisa terhindar jari jeratan lubang hitam bernama degradasi ke Seri B.

Dorongan motivasi yang sama juga dimiliki Catania. Situasi yang dihadapi Gli Elefanti tidak seberat Parma, memang. Hasil imbang sudah cukup bagi anak-anak asuh Walter Zenga itu untuk bertahan di Seri A.

Roma sendiri akan datang ke markas Catania dengan beban minimal. Pekan lalu, Christian Panucci dkk bahkan terlihat sudah sangat siap kehilangan peluang menyabet gelar. Hal ini terbukti dari dibawanya para anggota keluarga pemain ke Stadion Olimpico saat Il Lupo bertarung melawan Atalanta.

Bagi Roma, yang penting adalah bermain baik dan mengejar kemenangan. Tentang apakah kemenangan itu akan diganjar dengan scudetto atau tidak, sepertinya bukan lagi fokus Roma saat ini.

Selain perebutan gelar juara, persaingan memperebutkan peringkat empat alias jatah terakhir ke Liga Champions musim depan juga masih ramai. Fiorentina dan AC Milan berjuang keras untuk meraih posisi ini.

Fiorentina yang kini memiliki poin 63 akan bertandang ke markas Torino, sedangkan Milan (poin 61) bermain di rumah untuk meladeni Udinese.

Inter juara jika:
1. Menang atas Parma
2. Seri atau kalah, Roma gagal mengalahkan Catania.

Roma juara jika:
1. Menang atas Catania, Inter gagal mengalahkan Parma

Fiorentina peringkat empat jika:
1. Menang dari Torino
2. Seri atau kalah dari Torino, Milan gagal mengalahkan Udinese

Milan peringkat empat jika:
1. Menang atas Udinese, Fiorentina gagal mengalahkan Torino

Jadwal lengkap giornata ke-38 Seri A


(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads