Setelah dihinggapi sekelumit permasalahan, Adriano dipinjamkan ke Sao Paolo sejak akhir tahun lalu. Di tanah kelahirannya itu, penyerang berusia 26 tahun tersebut sempat terkendala masalah lagi. Namun, setelah itu Adriano mulai bisa menunjukkan kilaunya sebagai pemain yang tajam di depan gawang lawan.
Saat ini dia juga sedang berupaya membawa Sao Paolo meretas jalan ke final Piala Libertadores. Selain itu, namanya pun sekarang tertera dalam skuad pemain yang dipersiapkan Brasil untuk kualifikasi Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selecao adalah tujuan utamaku dan aku sudah mencapainya. Sekarang yang harus aku lakukan adalah memenangi Piala Libertadores bersama San Paolo dan kembali ke Italia sebagai pemenang. Memenangi tropi Amerika Selatan akan jadi (raihan) tertinggi, karena itu akan menandai awal baru buat hidupku setelah fase yang sulit beberapa tahun belakangan," tegas dia lagi.
Adalah gol Adriano yang membantu timnya mencapai babak perempatfinal. Dia juga mencetak gol sematawayang untuk mengalahkan Fluminense di leg pertama babak tersebut.
Saat ini Adriano masih resmi dimiliki oleh Inter. Presiden Klub Massimo Moratti pun acap bersikeras tak mau menjual dia, dan kontrak peminjamannya dengan Sao Paolo pun takkan diperpanjang.
Meski begitu, menyeruaknya sosok penyerang muda Mario Balotelli, yang baru berusia 17 tahun, di skuad Nerazzuri bisa mengancam posisi Adriano. (krs/krs)











































