Ada banyak perbedaan yang akan ditemukan jika kita membandingan AS Roma dan Inter Milan musim ini. Jika skuad besutan Luciano Spalletti didominasi pemain-pemain belia dengan sebagian di antaranya belum punya nama besar, maka Roberto Mancini memiliki sepasukan pemain bintang dengan kemampuan yang tak perlu diragukan.
Tapi kondisi tersebut sama sekali bukan halangan buat Roma untuk bisa bersaing dengan Inter sepanjang musim ini. Memang Francesco Totti cs tak pernah benar-benar mengancam posisi Javier Zanetti dkk, namun mereka adalah satu-satunya klub yang mampu mengimbangi ritme kemenangan sekaligus menjaga Nerazzurri tidak mengakhiri kompetisi terlalu cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelang pekan terakhir, Roma bahkan berpeluang menorehkan sejarah merengkuh gelar untuk kali keempat. Sayang, kesempatan tersebut menguap lantaran mereka cuma bermain imbang dengan Catania sementara Inter justru memetik poin maksimal dari lawatannya ke Parma.
"Saya ingin memuji tim tim saya. Kami mampu kembali dari 2.000 kesengsaraan sepanjang musim ini. Kami kecewa karena gagal menang hari ini, ini mengecewakan tapi saya tetap harus menyanjung pemain saya," ungkap Spalletti seperti diberitakan Sportinglife.
Sementara soal persaingannya dengan Inter, Spalletti mengaku kalau lawannya itu memang lebih baik. Tapi jika mempertimbangkan perjuangan anak didiknya hingga memaksakan penentuan titel juara di pekan terakhir, pelatih berkepala plontos itu merasa pasukannya lebih berhak jadi juara.
"Hari ini Inter lebih baik dari kami. Tapi jika mempertimbangkan apa yang sudah pemain saya lakukan musim ini dan betapa klub ini sudah berkembang, kami layak mendapat scudetto," pungkas Spaletti.
Tiga tahun berturut-turun harus puas menjadi runner up jelas sangat mengecewakan bukan hanya pemain tapi juga fans Roma. Namun tifosi Giallorossi pastinya juga berharap tim kebanggaannya tidak lantas menyerah.
Jika yang dikatakan Spaletti soal Roma yang terus berkembang benar adanya, maka fans Roma akan menjadi saksi pertumbuhan sekolompok serigala ganas yang nantinya berpeluang menaklukkan Italia. (din/krs)










































