Diwartakan Il Giornale, seperti dikutip Goal, Jumat (30/5/2008), perang kata-kata Moratti dan Mancini terjadi saat keduanya saling bertemu Selasa (27/5) silam di kediaman Mancini. Pertemuan yang konon berlangsung selama 20 menit itu diisi dengan saling tuduh.
Media Italia Il Giornale mempublikasikan kopi dari perseteruan verbal tersebut. Demikian salinan isinya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mancini: Baik-baik saja, terima kasih.
Moratti: Keluarga?
Mancini: Baik juga, terima kasih.
Moratti: Roberto, saya harus menyampaikan beberapa kabar buruk.
Mancini: Sudah saya duga.
Moratti: Saya harus melepasmu.
Mancini: Bukan, kamu ingin melepas saya. Itu artinya berbeda.
Moratti: Bukan, jangan berbicara seperti itu. Kamu tahu, tim, saya telah berbicara dengan mereka dan sesuatu berjalan tidak semestinya. Jadi, lebih baik diubah saja.
Mancini: Jangan ngomong seperti itu, kamu sudah mengontrak Mourinho sejak Januari.
Moratti: Tidak, tidak sama sekali, bukan seperti apa yang jadi perkiraanmu.
Mancini: Tidak! Kamu sudah memberi saya banyak cerita dan kebohongan selama berbulan-bulan. Saya selalu bersikap benar dan saya tidak pernah berbohong padamu. Saya tak akan bisa mengerti keputusan ini.
Moratti: Apa yang kamu bicarakan? Jangan seperti ini, dengarkan saya!
Mancini: Apa yang harus saya dengarkan? Kamu bahkan tidak merayakan pesta scudetto ini.
Moratti: Apa hubungannya dengan semua ini? Tenanglah dan mari kita bicara baik-baik.
Mancini: Melihat kamu akan melepas saya, saya bahkan tidak berniat sama sekali untuk mendengarkan kamu lagi.
Moratti: Jangan pergi seperti ini, mari kita setidaknya bicara mengenai pembayaran biaya kepergianmu
Mancini: Saya tak ingin uang pembayaran itu, kamu harus memberi saya uang selama empat tahun masa kontrak saya dan saya tidak akan melepas satu euro-pun. Tapi jangan khawatir, kamu akan mendengar kabar dari pengacaraku, dan dengan ini saya pergi.
(ian/roz)










































