Striker Argentina itu pernah merasakan polesan tangan Mourinho walaupun hanya satu musim. Kendati sudah bergabung ke Stamford Bridge sejak musim panas 2003, tapi efektifnya Crespo berhubungan dengan pelatih asal Portugal itu dua tahun kemudian.
Datang ke London pada pertengahan 2004, Mourinho melepas Crespo dan meminjamkannya ke AC Milan karena Chelsea surplus penyerang. Semusim kemudian ia memanggil pulang bekas pemain termahal di dunia itu dan lebih sering memainkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini keduanya bereuni. Crespo menyambut bos lamanya itu dengan positif. Menurutnya, Mourinho sangat pantas buat menggantikan Roberto Mancini.
"Waktu saya di Chelsea, saya sudah berpikir bahwa Inter adalah tim yang cocok buat dia." ungkapnya kepada RomaNews. "Mourinho melakukan banyak hal dengan tepat. Dia selalu menjelaskan situasi. Dia mendapat respek dari para pemain dan orang-orang."
Crespo juga mengakui bahwa dirinya tidak khawatir jika Mourinho mempertahankannya sebagai pemain spesialis pengganti, sebagaimana fungsi itu diperuntukkan dia oleh Mancini.
"Tidak mentang-mentang kenal dia maka keberadaanku di tim ini terjamin," ujar pemain berusia 32 tahun itu. "Di sebuah tim selalu banyak pemain hebat. Buatku, tak masalah jika mesti duduk di bench ataupun turun ke lapangan." (a2s/arp)











































