Yang pertama adalah menantang Inter Milan yang merupakan pemegang Scudetto dalam tiga musim terakhir. Dominasi Nerazzurri yang begitu mencolok dalam tiga musim berniat dipatahkannya.
"Titel juara (Seri A) akan menjadi target utama kami, seperti halnya Piala UEFA, di mana Milan justru kurang berprestasi dan harus lebih dihormati. Kami sudah memenangi dua Liga Champions dan satu Scudetto β akan sangat menyenangkan bisa menambahnya," ungkap Inzaghi di Mediaset seperti diberitakan Channel4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan fokus ke dua target tersebut. Inter adalah yang terkuat, tapi kita lihat saja. Derby (Milan) akan sengit seperti biasanya. Apakah saya takut dengan efek keberadaan Jose Mourinho? Saya tak bisa mengatakannya karena saya tidak mengenalnya," lanjut sang striker.
Target terakhir yang diusung Super Pippo terkait dengan statusnya sebagai topskorer Eropa. Meski tak berlaga di Liga Champions, Pippo berpeluang mempertahankan predikat yang dia miliki sekarang jika tetap rajin menjebol jala lawan di ajang Piala UEFA.
"Piala UEFA juga masuk penghitungan untuk rekor dan sekarang saya sudah mengambil alih rekor (Gerd) Muller dan berniat mempertahankannya...Keinginan pribadi saya yang lain adalah mencetak 300 gol di ajang professional - saat ini hanya kurang 10. Itu akan menjadi raihan yang prestisius," pungkas pemain yang sudah mencetak 63 gol di kompetisi Eropa itu. (din/roz)











































