Dinho diperkenalkan kepada publik oleh Milan pada hari Kamis (17/7/2008) di San Siro. Separuh kursi stadion kebanggaan warga kota Milan itu terisi oleh publik yang sangat antusias menunggu Dinho.
Pelatih Milan Carlo Ancelotti mengatakan bahwa Dinho akan bermain di sisi Kaka dalam formasi pohon Natal alias 4-3-2-1. Di depan mereka, hanya akan ada satu orang penyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan sangat senang bermain bersama Kaka. Dia adalah salah satu yang terbaik di dunia. Dia juga seorang teman saya. Di timnas (Brasil) kami bermain bersama," ujar Dinho seperti dilansir Reuters.
"Semua pemain bermimpi bermain bagi Milan. Ini merupakan perasaan yang sangat spesial dan saya berharap bisa mendatangkan kebahagiaan untuk para fans," sambung pemain berusia 28 tahun tersebut.
Ketika masih membela Barcelona, Dinho banyak diterpa kritik soal kebugarannya. Yang juga kerap menjadi bulan-bulanan media dan publik adalah gaya hidupnya yang dikenal gemar berpesta.
"Itu adalah periode yang indah. Kami memenangi trofi-trofi penting tapi setelah kekecewaan demi kekecewaan kami memutuskan untuk menempuh jalan terpisah," kata Dinho.
"Saya selalu menjalani hidup secara biasa dan saya akan terus seperti itu. Kondisi fisik saya bagus," tutupnya.
(arp/krs)











































