Adalah komentar Ranieri yang membuat Mourinho terpancing untuk melakukan 'serangan balasan'. Komentar pelatih Juventus itu terlontar setelah tim besutannya kalah dari Hamburg di Emirates Cup kemarin.
"Tidak seperti Mourinho, saya tidak butuh kemenangan untuk yakin mengenai apa yang saya lakukan," ujar Ranieri. "Saya bisa menerima kekalahan karena tahun lalu kami beberapa kali mengalaminya dan kami selalu bisa bereaksi."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ranieri memang benar, saya memang butuh kemenangan untuk memastikan apa yang sudah saya perbuat. Karena itulah saya memenangi banyak tropi sepanjang karir saya," tandas Mourinho seperti dikutip Football Italia, Selasa (5/8/2008).
Tak cukup sampai di situ, Mourinho terus melakukan 'serangan'. Ia menilai, sampai kapanpun Ranieri tidak akan bisa membawa tim besutannya memenangi kejuaraan yang level kesulitannya lebih tinggi.
"Ia memiliki mental bahwa kemenangan tidak begitu penting, dan ketika usia mendekati 70 tahun, ia hanya memenangi Super Cup dan turnamen kecil lainnya. Dia sudah terlalu tua untuk mengubah mentalnya itu."
Diyakini Ranieri akan terpancing atas komentar pedas Mourinho tersebut, entah melalui verbal atau lebih pada aksi di lapangan. Namun Ranieri sudah menegaskan kesiapan Juventus di musim ini.
(ian/key)











































