"Seperti memenangi Liga Champions," tukas Shevchenko dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Milan lagi, di Milan Channel. "Ada beberapa kesulitan (dalam negosiasi transfer), tapi kini semuanya beres. Saya betul-betul bahagia."
Setelah isu kepindahannya tarik-ulur, pihak Chelsea dan Milan pada pukul 18.00 waktu London mengumumkan bahwa mereka telah bersepakat dan Shevchenko selanjutnya milik Rossoneri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, Andriy telah pulang dan kami sangat senang. Saya telah sudah bicara dengan dia kira-kira 48 kali dalam tiga jam terakhir ini!" demikian komentar pihak Milan yang diwakili wakil presiden Adriano Galliani.
Shevchenko bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2006, setelah tujuh tahun bekerja untuk Il Diavolo. Waktu itu ia mengatakan ingin mulai "belajar bahasa Inggris" demi kepentingan dua anaknya dan istrinya yang adalah warga negara Amerika Serikat.
Namun karirnya di Liga Inggris tidak berjalan baik. Ia bahkan sudah diisukan bakal balik lagi ke Milan hanya dalam waktu enam bulan sejak mendarat di Stamford Bridge.
"Andriy telah melakukan sebuah kesalahan dengan meninggalkan kami (waktu itu). Dan saya pikir dalam dua tahun terakhir dia menyadari bahwa Milan adalah rumah dia," tutur wakil presiden Milan, Adriano Galliani.
"Saya rasa hanya kami klub di dunia ini yang memiliki tiga pemenang Ballon d'Or," sambungnya merujuk pada status Shevchenko sebagai pemain terbaik Eropa 2004, Ronaldinho (2005), dan Kaka (2007).
(a2s/arp)











































