Di Michele bertutur banyak soal ia dan mimpinya bergabung dengan Roma kepada Radio Incotro, walaupun saat ini ia adalah pemain Torino. Namun ketidakcocokan dengan pelatih Gianni Di Biasi turut menguatkan keinginannya pindah, dan kalau memungkinan ke Olimpiade.
"Makin ke sini, sepertinya makin sulit mewujudkan kepindahan ini. Tapi jangan pernah berkata tidak dalam sepakbola," ujar pemain berusia 32 tahun itul, seperti dilansir Channel4, Minggu (31/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk meyakinkan kecintaannya pada Giallorossi, mantan pemain Salernitana, Udinese, Reggina, dan Palermo itu sampai bersedia melakukan apa saja, termasuk hal-hal yang boleh jadi tidak terpikir oleh pemain lain.
"Jadi pilihan keempat pun tak masalah. Lagi pula di Torino ada empat penyerang untuk tiga tempat."
"Roma pun akan memberi saya kesempatan bermain di Liga Champions. Kalau perlu, saya akan bermain sebagai penjaga gawang!"
Untuk gelandang serang baru pengganti Amantino Mancini, Roma sudah mendatangkan Jeremy Jimenez dari AS Monaco. Meski demikian Di Michele masih melihat ada peran yang bisa ia mainkan untuk Il Lupo.
"Saya bisa masuk dari kiri, tapi juga bisa memulainya dari tengah, atau mungkin sayap kanan. Saya bisa melapis Rodrigo Taddei di belakang dan membantu pertahanan, seperti pernah saya lakukan di Udinese," tambahnya.
Entah apakah pelatih Luciano Spalletti mendengar pernyataan Di Michele tentang "nafsunya" bergabung ke Roma. Kalau ya dan tertarik, ia masih punya beberapa belas jam untuk menerima pemain tersebut, sebelum bursa transfer ditutup.
(a2s/a2s)










































