Klinsmann ditunjuk untuk melatih Munich pada bulan Juli 2008. Ia datang untuk menggantikan posisi Ottmar Hitzfeld yang mundur untuk melatih tim nasional Swiss.
Oleh Munich, pria yang akrab disapa Klinsi itu ditargetkan untuk melanjutkan prestasi yang dtorehkan Hitzfeld musim lalu, yakni menjuarai Bundesliga. Bahkan kalau perlu mencapai sukses di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbasnya, posisi mereka pun sempat tersendat di papan tengah. Cukup tertinggal dari para pesaing semisal Hamburg, Hertha Berlin, dan Bayer Leverkusen. Bahkan mereka juga tertinggal dari Hoffenheim, klub debutan yang sukses menghadirkan kejutan di Bundesliga musim ini.
Perlahan tapi pasti Munich pun mulai memperlihatkan perbaikan permainan. Mereka pun mulai konstan meraih kemenangan sejak menundukkan Karlsruher SC di pekan kedelapan. Hasilnya, mereka pun merangsek naik ke papan atas.
Namun, pada akhirnya kejutan Hoffenheim terlalu sulit untuk dibendung. Pasukan Ralf Rangnick itu akhirnya sukses keluar sebagai juara paruh musim lantaran unggul selisih gol dari Munich di klasemen sementara. Klinsi tak mau ambil pusing dengan hal itu. Ia menilai penampilan timnya sudah sesuai dengan yang ia harapkan sehingga ia pun sudah merasa puas.Β Β
"Kami berada di tempat yang kami inginkan. Tujuan kami adalah untuk bermain lebih cepat, lebih fokus dalam penyerangan, dan mendominasi pertandingan. Perlahan tapi pasti, kami tengah menuju ke sana," tandas Klinsi di situs resmi klub.
"Kami telah memapankan standar dari apa yang bisa kita raih menuju tahun baru dengan kepercayaan diri. Kami tak perlu takut dengan tim Eropa lainnya saat ini. Sayang sekali kami harus menjalani winter break saat ini," pungkasnya.
(roz/arp)











































