Ribery, yang mulai mengglobal sejak bermain bagus di Piala Dunia 2006, tak pelak merupakan salah satu pemain terbaik di Eropa saat ini. Dan Bayern sungguh beruntung bisa mendapatkannya dua tahun lalu.
Murah senyum dan ramah pada fans membuat Ribery cepat dicintai publik Allianz Arena, selain talenta dan kehebatannya di lapangan hijau. Di musim pertamanya di Bavaria pria 26 tahun itu membantu Bayern meriah titel Bundesliga dan dia terpilih sebagai pemain terbaik kompetisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal tahun ini sangat gencar spekulasi Ribery akan bergabung ke Barcelona, yang saat itu mulai berjaya di mana-mana. Isu itu simpang siur dalam waktu cukup lama. Selalu ada sangkalan dari berita sebelumnya, sampai-sampai Ribery merasa capek sendiri.
Rumor kepindahan Ribery berubah di musim panas ini. Ketika Manchester United dalam proses kehilangan Cristiano Ronaldo, ia diyakini bakal dibeli klub juara Inggris tersebut. Pihak Bayern pun mengakui bahwa pernah ada proposal pembelian dari 'Setan Merah'.
Lalu Real Madrid datang. Zinedine Zidane menjadi humas-nya saat menyatakan bahwa Los Blancos ingin memboyong Ribery ke Santiago Bernabeu. Walaupun bulan lalu mereka sempat diberitakan angkat tangan dengan respons Bayern, tapi akhir-akhir ini harapan itu mencuat lagi.
Ribery tiba-tiba berkata "aku hanya ingin ke Madrid" dalam artikel di koran Prancis L'Equipe. Berikutnya, pria Prancis yang menambahkan nama 'Bilal' setelah memeluk agama Islam itu absen pada dua latihan pertama Bayern di bawah komando pelatih baru Louis van Gaal.
Klub menyatakan bahwa Ribery mengalami cedera, tapi pers membuat versi lain. Ia dikabarkan pura-pura cedera supaya isu transfer ke Madrid kian panas.
Dalam pernyataan terbarunya, yang dimuat di situs koran tz, mantan pemain Marseille dan Galatasaray ini mengungkapkan perkembangan masa depannya. Dia juga sudah mulai berlatih dan bekerja sama langsung dengan Van Gaal di lapangan.
"(Isu saya pura-pura cedera) bohong belaka. Saya benar-benar sakit. Kakiku melepuh, tumitku lecet. Begitu pulih, saya ingin kembali latihan secepat mungkin," ujarnya.
Tentang pernyataannya yang memicu kehebohan itu, yang menyebutkan dia ingin pergi ke Madrid, Ribery memberi penjelasan. "Saya tak pernah bilang bahwa aku ingin hengkang. Itu bukan kata-kataku. Pernyataan saya disalahtafsirkan."
"Saya memahami situasi ini. Tapi saya tak ingin cari gara-gara dengan Bayern. Inilah yang ingin saya jelaskan," sambung gelandang serang bertinggi badan 170 cm itu.
Ribery menyadari ada banyak hal yang masih perlu ditunggu kelanjutkannya, termasuk bagaimana cerita akhir dirinya dan tawaran bermain Madrid. "Saya tak mau salah omong."
Tapi, sampai dia belum berganti kostum, dia mendeklarasikan komitmennya pada Bayern. "Mentalitasku adalah selalu memberikan yang terbaik." (a2s/roz)











































