Kejadian itu terjadi saat laga Hamburg kontra Hannover di HSH Nordbank Arena, Minggu (4/4/2010) malam WIB. Guerrero dan Hamburg bermain buruk sehingga hanya mampu menghasilkan skor imbang tanpa gol.
Hasil itu membuat posisi Hamburg untuk merebut tiket ke kompetisi Eropa terancam karena dengan 45 poin dan berada di posisi ke-6, VFB Stuttgart, Eintracht Frankfurt serta VFL Wolsburg setia menguntitnya dengan selisih poin hanya dua saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu tentu saja membuat pihak klub dan juga asosiasi sepakbola Jerman (DFB) berang dan mengatakan akan menyelidiki kasus itu lebih lanjut untuk memberikan sanksi yang tepat kepada pemain asal Peru itu.
"Saya tidak peduli soal kata-kata apa yang memprovokasi dia, perbuatannya benar-benar tak bisa diterima. Guerrero akan mendapat ganjaran atas perbuatannya itu. Hal ini semustinya tak terjadi dalam sepakbola," tegas presiden klub, Bernd Hoffmann, kepada Sky Sports.
Sementara itu, rekan satu tim Guerrero, Frank Rost, mencoba bersikap netral dengan sedikit berfilosofi 'Tak ada asap kalau tak ada api'. Meski pun Rost menilai tak seharusnya Guerrero berbuat seperti itu.
"Ini sebuah kesalahan tapi ia tidak mungkin melakukannya tanpa alasan. Lemparannya tepat sekali mengenai fans tersebut, -mungkin New York Yankees akan mengontraknya secepatnya," ujar kiper Hamburg itu setengah bercanda.
Ironisnya kejadian ini dilakukan Guerrero di partai perdananya setelah kurang lebih tujuh bulan absen karena cedera lutut. Nasibmu, Guerrero.
(mrp/din)











































