Hertha Gaet Gilberto, Lepas Goor
Sabtu, 03 Jul 2004 12:06 WIB
Jakarta - Klub Bundesliga Hertha Berlin memastikan kedatangan Gilberto da Silva Melo dari klub Brasil Sao Caetano. Di saat bersamaan Hertha melepas pemain tengah Belgia Bart Goor ke Feyenoord Rotterdam. Gilberto ditransfer dengan nilai transfer yang belum diketahui, namun pesepakbola yang pernah dua kali memperkuat timnas Brasil itu dikontrak selama empat tahun. "Gilberto memiliki teknik individu yang luar biasa dan akan memperkaya semua lini di sayap kiri," ungkap trainer Hertha Falko Goetz seperti dilansir reuters, Sabtu (3/7/2004). Nama Gilberto memang belum setenar Roberto Carlos atau Cafu. Pasalnya pemain yang berposisi di belakang-kiri ini lebih banyak menghabiskan karir profesionalnya di negeri kelahirannya itu. Diantarnya bersama Sao Caetano, Gremio, dan Vasco da Gama. Pesepakbola berusia 25 tahun itu sebenarnya pernah mampir di klub Seri A Inter Milan selama musim 1998/99, namun itu hanya bertahan semusim saja. Musim 1999/00, Gilberto kemudian kembali ke Brasil dan memperkuat Vasco untuk selama musim. Di klub yang pernah diperkuat oleh pahlawan Piala Dunia 1994 Romario ini, pesepakbola kelahiran Rio de Janeiro itu bertahan selama empat musim dengan torehan gelar juara Piala Brasil tahun 2000. Musim berikutnya ia memperkuat klub besar lain Gremio selama dua tahun, sebelum pindah lagi ke Sao Caetano,dan menorehkan tiga gol. Sementara, disaat bersamaan, Hertha melego pemain tengah asal Belgia Goor ke Feyenoord dengan banderol 1 juta euro (sekitar Rp 11 milyar). Kapten timnas Belgia itu sebenarnya masih memiliki sisa kontrak satu tahun, tepatnya hingga 2005. Namun patah kaki telah membuat pesepakbola berusia 31 tahun ini sering absen dalam serangkaian pertandingan Hertha di pertengahan musim lalu. Di Feyenoord, Goor mengikat kontrak selama dua tahun. Ia akan bermain bersama legenda sepakbola Belanda, yang kini menukangi Feyenoord, Ruud Gullit. "Bart adalah seorang pemain tengah yang berpengalaman. Dia akan sangat berguna dalam pola permainan yang akan dikembangkan Ruud Gullit di Feyenoord," ungkap direktur teknik Feyenoord Mark Wotte kepada sportinglife. "Kami melihat Goor sebagai salah satu pilar masa depan tim," lanjutnya. Sementara Goor mengaku senang pindah ke klub yang bermarkas di De Kuip itu. Disini ia memimpikan pencapaian tertinggi, setelah sejak tahun 2001 berkutat dengan Hertha di papan bawah. "Saya mengalami masa-masa menyenangkan di Berlin, sayang musim lalu kami mengalami hasil yang kurang bagus, ini membuat saya kehilangan sebagian kesenangan dalam bermain sepakbola," ungkapnya soal klub yang nyaris terdegradasi itu. "Saya harap saya akan menemukan kesenangan itu lagi di Rotterdam," lanjut pemilik 56 cap timnas Belgia ini. (mel/)











































