Rehmer Diskors 9 Pertandingan
Sabtu, 10 Jul 2004 02:03 WIB
Jakarta - Klub Bundesliga Hertha Berlin tengah ketiban masalah. Pasalnya bek andalannya Marko Rehmer menerima sanksi sembilan pertandingan karena doping. Apa pasal?Ihwal ceritanya terjadi beberapa bulan lalu. Usai bertanding lawan 1860 Munich, 15 Mei 2004 lalu, Rehmer ini didapati positif doping glucocorticide. Ternyata ia menggunakan obat yang didalamnya terdapat jenis steroid ini untuk mengobati cedera rahang yang dideritanya. Rehmer bisa terhindar dari hukuman jika segera mendaftarkan diri ke badan anti-doping nasional soal penggunaan doping buat keperluan pengobatan itu. Masalahnya, ketika sudah diberi kesempatan, Rehmer masih lalai mendaftarkan obatnya kepada badan anti-doping nasional (NADA). Padahal peraturan menyebutkan, atlet boleh menggunakan obat yang termasuk kategori zat terlarang, selama itu dipergunakan untuk pengobatan dan telah didaftarkan sebelumnya kepada badan anti-doping. Menurut asosiasi sepakbola Jerman (DFB), yang dilansir AP, Sabtu (10/7/2004), sikap Rehmer dianggap telah menyalahi peraturan. Kasusnya semakin diperparah dengan kenyataan kalau pengobatan yang dilakukannya terjadi diluar sepengetahuan dokter klub. Karena dianggap sebagai sebuah kelalaian pribadi, klub tempat pesepakbola berusia 32 tahun ini bernaung tak dianggap melakukan kesalahan. Sementara untuk membayar kesalahannya, Rehmer diberi sanksi sembilan pertandingan.Hukuman ini tampaknya akan semakin memperpuruk kondisi pemilik 15 cap tim Jerman ini. Meski sempat memperkuat "Tim Panser" di Piala Dunia 2002, Rehmer kehilangan tempatnya setelah sempat absen memperkuat Hertha selama 18 bulan karena cedera.Musim lalu, Hertha nyaris terdegradasi ke divisi dua, sebelum "terselamatkan" di saat akhir. Kompetisi Bundesliga musim 2004/05 akan bergulir mulai 6 Agustus mendatang. (mel/)











































