Alasan Basler sederhana. Di paruh pertama musim, saat Robben masih berkutat dengan cedera, Bayern tampil konsisten dan mampu menguasai puncak klasemen Bundesliga. Tapi, setelah Robben comeback pada awal tahun ini, prestasi Die Roten malah mulai merosot.
Dari tiga partai pertama di tahun 2012, Bayern cuma memenangi satu di antaranya. Sisanya berujung hasil seri dan kekalahan. Puncak klasemen yang sempat mereka kuasai pun direbut oleh Borussia Dortmund.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayern berada dalam permainan terbaik mereka sebelum jeda musim dingin ketika pemain Belanda itu tidak bisa bermain karena cedera," imbuhnya.
"Dia selalu melakukan hal yang sama. Dia mendapatkan bola, melakukan tusukan, dan kemudian melepas tendangan atau kehilangan bola tanpa berusaha mendapatkannya kembali," kata Basler.
"Bukan masalah meskipun dia seorang pemain bintang. Ini soal tim. Bayern bisa mengakhiri musim di peringkat kedua atau ketiga jika tidak melakukan perubahan, dan itu tidak cukup bagi mereka," jelas pria 43 tahun ini.
(mfi/krs)











































