Ditahan, Hoyzer Ingin Bunuh Diri

Skandal Mafia di Sepakbola Jerman

Ditahan, Hoyzer Ingin Bunuh Diri

- Sepakbola
Sabtu, 12 Feb 2005 23:51 WIB
Jakarta - Robert Hoyzer, wasit yang terseret dalam skandal match-fixing akhirnya dijebloskan ke dalam penjara oleh jaksa penuntut negara, Sabtu (12/2/2005). Wasit ini pun berencana akan bunuh diri.Penahanan terhadap Hoyzer ini dilakukan untuk menanggulangi resiko menghindari penangkapan dan melarikan diri ke luar negeri. Michael Grunwald, jaksa penuntut dari Berlin ini mengatakan bahwa dirinya memiliki bukti baru mengenai keterkaitan Hoyzer dalam skandal terbesar di Bundesliga dalam rentang waktu 30 tahun ini."Bukti baru mengatakan bahwa Hoyzer terlibat dalam kasus yang sama dengan seseorang yang tidak diketahui (selain Mafia Kroasia) 2004 lalu seperti kejadian yang telah diakuinya," ujar Grunwald seperti dilansir Yahoo Sport, Sabtu (12/2/2005) ."Hoyzer harus dijatuhi hukuman seberat-beratnya," ujarnya lagi. Dia menegaskan bahwa hukuman ini merupakan resiko yang pantas atas perbuatannya ini.DFB (PSSI-nya Jerman) tidak mau berkomentar mengenai penahanan wasit berusia 25 tahun ini. Juru bicara DFB mengatakan bahwa hal itu merupakan keputusan pihak penuntut dari negara.Sementara Hoyzer sendiri khawatir akan keselamatan dirinya sendiri. Menurutnya mafia Kroasia ini tidak senang terhadap usahanya membuka tabir skandal pengaturan skor pertandingan ini. Dia mengungkapkan akan mengakhiri hidupnya."Saya takut di penjara, setahuku mafia Kroasia ini sangat berbahaya, saya berpikiran untuk bunuh diri saja," ujarnya kepada harian Bild, Sabtu (12/2/2005). (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads