Guardiola bergabung Bayern pada 2013. Di musim pertamanya, eks arsitek Barcelona itu langsung menyabet dua titel domestik namun gagal mengulang pencapaiannya di 2014-15 setelah ditekuk Borussia Dortmund di semifinal Piala DFB.
Sementara itu, kiprah Die Roten di Eropa tidak istimewa-istimewa amat. Setelah tampil sebagai juara di musim 2012-13 di bawah Jupp Heynckes, Bayern-nya Guardiola selalu mentok di babak empat besar; digebuk Real Madrid dengan aggregat 0-5 sebelum disingkirkan Barcelona 3-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu, Hamann pun menilai kalau Bayern tidak perlu memperpanjang kontrak Pep yang akan habis akhir musim ini. Di mata Hamann, Guardiola cuma pantas dibeli nilai 5 dari skala 1 hingga 10.
Tapi, di mata Matthaeus yang juga legenda hidup Bayern dan timnas Jerman, Guardiola dianggap sudah melakukan pekerjaan yang sangat bagus di Bayern. Untuk itu pantaslah jika pelatih asal Spanyol itu diberi nilai 8 atas kinerjanya.
"Saya memang sering mengkritik Pep beberapa kali di masa lalu, tapi saya harus akui bahwa dia sudah melakukan pekerjaan yang sangat hebat," ujar Matthaeus kepada TZ seperti dikutip Soccerway.
"Orang-orang selalu berharap Anda memenangi titel juara Bundesliga, tapi Anda harus bisa memberi lebih. Dia sekali melakukan itu di bulan Maret dan sekali lagi di bulan April. Dan mereka tampil konsisten sepanjang musim," sambungnya.
"Bayern ingin dia bertahan karena mereka sangat puas dengannya. Mereka tidak akan puas jika kinerjanya buruk."
"Saya akan memberinya nilai 8 dari kemungkinan 10. Bisa saja menjadi 9 andaikan mereka memenangi DFB-Pokal musim lalu."
"Guardiola mungkin bukan seorang penyelamat, tapi dia tahu apa yang sedang dikerjakannya dan tidak diragukan lagi adalah salah satu pelatih terbaik di dunia," tutup Matthaeus.
"Guardiola mungkin bukan seorang penyelamat, tapi dia tahu apa yang sedang dikerjakannya dan tidak diragukan lagi adalah salah satu pelatih terbaik di dunia," tutup Matthaeus.
(mrp/mfi)











































