Adu Tajam di Der Klassiker

Adu Tajam di Der Klassiker

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 01 Okt 2015 17:14 WIB
Adu Tajam di Der Klassiker
Getty Images Sport/Boris Streubel
Munich - Laga klasik antara Bayern Munich kontra Borussia Dortmund akan tersaji di Bundesliga akhir pekan ini. Keduanya sama-sama jadi tim paling tajam sejauh ini dan akan saling beradu ketajaman.

Di pekan ke-8 Bundesliga, Bayern akan menjamu Dortmund di Allianz Arena, Minggu (4/10/2015) malam WIB. Keduanya sejauh ini sama-sama belum menelan kekalahan. Bayern tengah memuncaki klasemen berbekal nilai sempurna di tujuh laga pertama, sedang Dortmund menguntit dengan lima kemenangan dan dua kali imbang.

Catatan lainnya adalah ini merupakan pertemuan dua tim paling produktif dalam urusan gol. Sepanjang tujuh pekan, Bayern sudah membuat 23 gol sementara Dortmund 21 gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayern sendiri datang dengan catatan apik, hanya kalah satu kali dari enam pertemuan terakhir melawan Dortmund. Namun Dortmund juga punya motivasi ekstra untuk memperbaiki catatan itu, apalagi mereka adalah tim yang paling sering menaklukkan Bayern di kandang dalam laga Bundesliga.

Berikut adalah data dan fakta dari laga Bayern dan Dortmund seperti dirangkum Opta:

- Borussia Dortmund cuma menang satu kali dari enam pertemuan terakhir di Bundesliga dengan Bayern Munich (2 imbang, 3 kalah). Satu-satunya kemenangan tersebut tercatat pada 12 April 2014 silam di Allianz Arena dengan skor 3-0.

- Di Bundesliga, Bayern menelan kekalahan kandang dari Dortmund lebih banyak daripada tim-tim lainnya yakni 9 kali (jumlah yang sama dengan saat melawan Cologne). Tapi Bayern memenangi laga terakhir di kandang menghadapi Dortmund dengan skor 2-1, mengakhiri rangkaian empat laga kandang di Bundesliga tanpa kemenangan dari rivalnya itu (1 imbang, 3 kalah).

- Dengan 21 poin dan diferensiasi gol surplus 20, Bayern telah mencatatkan rekor terbaik Bundesliga setelah tujuh laga. Ini mengalahkan rekor sebelumnya yakni 21 poin dan surplus gol 19 yang juga dicatatkan mereka pada 2012/2013. Hanya FCB yang pernah melaju delapan laga di awal musim tanpa kehilangan satu poin, juga di 2012/2013.

- Bayern (23 gol) dan Dortmund (21 gol) punya lini serang terbaik di divisi. Keduanya adalah tim yang selalu mencetak gol di setiap pertandingan musim ini dan bertanggung jawab atas seperempat gol yang dicetak di musim 2015/2016 ini (44 gol dari 177).

- Kalau Bayern menang dan Schalke kalah, maka Bayern sudah akan unggul tujuh poin dari peringkat dua. Situasi ini belum pernah terjadi setelah delapan pekan, sejak diperkenalkannya sistem perhitungan tiga poin per kemenangan pada 1995/1996. Jarak terbesar sebelumnya adalah lima poin pada 2012/2013.

- Thomas Tuchel tidak kalah di tujuh laga Bundesliga pertama sebagai pelatih Dortmund. Ini adalah kali ketiga Dortmund tidak terkalahkan di tujuh laga pertama dalam sebuah musim (sebelumnya pada 2002/2003 dan 2013/2014).

- Bayern belum pernah kalah satupun dari 17 laga terakhir Bundesliga selama Oktoberfest (14 menang, 3 imbang). Kekalahan terakhir mereka selama festival di Munich itu terjadi hampir lima tahun lalu ketika takluk 0-2 dari Dortmund pada 3 Oktober 2010.

- 10 gol yang dicetak Robert Lewandowski di tujuh laga pertama Bundesliga menyamai rekor Gerd Mueller pada 1968/1967 dan 1977/1978. Bersama Pierre-Emerick Aubameyang, pemain Polandia itu adalah top skorer Bundesliga sepanjang 2015 dengan 20 gol.

- Aubameyang adalah pemain pertama di sejarah yang mencetak gol di tiap-tiap laga selama tujuh pekan pertama. Di lintas musim, dia sudah mencetak gol dalam sembilan pertandingan terakhir Dortmund di Bundesliga dan bisa menyamai rekor Klaus Allofs. Allofs sebelumnya mencetak gol di 10 laga beruntun untuk Cologne di 1984.

- Rafinha bisa mencatatkan penampilan ke-250 di Bundesliga dalam duel dengan Dortmund. 96 di antaranya dicatatkan bersama Bayern (2 gol), sementara 153 lainnya dicatatkan bersama rival lokal Dortmund, yakni Schalke (7 gol).

(raw/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads