Wolfsburg membuat kejutan pada awal tahun ini ketika mereka menang telak 4-1 atas Bayern. Die Wolfe juga kembali memetik kemenangan ketika kedua tim bertemu di ajang Piala Super Jerman pada bulan Agustus silam.
Akan tetapi, pada dua pertemuan berikutnya dengan Bayern, Wolfsburg keok. Mereka kalah telak 1-5 di Bundesliga dan menyerah 1-3 di arena DFB-Pokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda selalu berharap bisa bersaing dengan pemuncak liga, tapi saya pikir ini bukan sebuah target yang realistis. Kami sudah mengakui hal itu sebelum musim dimulai," ujar Direktur Olahraga Wolfsburg, Klaus Allofs, kepada Omnisport.
"Setelah posisi kedua yang kami raih musim lalu dan kemenangan kami di Piala Super Jerman pada awal musim ini, beberapa orang mengatakan Wolfsburg adalah pesaing sejati untuk Bayern Munich. Namun, kami sudah mengatakan sebelumnya bahwa kami belum siap untuk itu. Prediksi kami terkonfirmasi sejauh ini dan kami tidak mengkhawatirkan hal itu," tutur Allofs.
Papan klasemen Bundesliga juga menunjukkan betapa jauhnya jarak Wolfsburg dan Bayern sekarang. Bayern berada di puncak dengan 34 poin, sedangkan Wolfsburg menempati urutan ketiga dengan selisih 13 poin. Di posisi kedua ada Borussia Dortmund yang unggul delapan poin atas Wolfsburg.
"Di sisi lain, jarak antara Borussia Dortmund dan kami terlalu besar. Cara main kami pada saat ini belum sesuai harapan kami, tapi ada banyak perubahan di dalam tim kami. Kami tak khawatir, tapi kami tahu kami harus berbenah," kata Allofs.
Di bursa transfer musim panas lalu, Wolfsburg kehilangan pemain-pemain kunci seperti Kevin De Bruyne, Aaron Hunt, dan Ivan Perisic. Untuk menggantikan mereka, Wolfsburg merekrut Julian Draxler dan Max Kruse.
(mfi/nds)











































