Ribery Membela Diri dari Tudingan Main Kasar

Ribery Membela Diri dari Tudingan Main Kasar

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 13 Okt 2016 10:31 WIB
Ribery Membela Diri dari Tudingan Main Kasar
Foto: AFP PHOTO / JAVIER SORIANO
Munich - Winger Bayern Munich Franck Ribery sedang disorot terkait perilakunya di atas lapangan. Namun, Ribery menegaskan bahwa dirinya bukan pemain yang kasar.

Pesepakbola berusia 33 tahun itu sudah terlibat di empat insiden di sepanjang musim ini. Dalam beberapa kesempatan, tangan, lengan, dan siku Ribery tampak mengenai kepala atau wajah pemain lawan.

Salah satu insiden yang paling kentara terjadi di Piala Super Jerman yang dimenangi Bayern 2-0 atas Borussia Dortmund. Ribery terlihat dua kali menyikut pemain muda Dortmund Felix Passlack tapi lolos dari kartu merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelakuan Ribery membuat dirinya mendapat beberapa teguran. Salah satunya dari kapten Bayern Philipp Lahm.

"Aku paham benar bahwa aku mesti memperhatikan tindakanku," kata Ribery kepada Sportbild, yang diwartakan ESPN FC. "Tapi aku ingin menegaskan sekali lagi bahwa aku bukanlah pemain yang tidak fair."

"Sejak semua pembicaraan mengenai diriku dimulai, aku sebetulnya merasakan kalau pemain-pemain lawan mencoba memprovokasiku lebih keras," sambung pemain Prancis ini.

"Aku adalah seorang pemain top -- pemain-pemain lawan tahu bahwa duel-duel dengaku diamati dengan ketat -- jadi mereka mengeluarkan semua kemampuan mereka untuk menghentikanku. Musim ini, aku ditendang, dilanggar, dan diserang lebih keras daripada sebelumnya."

"Mungkin, terkadang aku langsung terpancing. Tapi hal itu terjadi saat pemain lawan memang berniat mencederaiku. Aku tidak menentang tekel-tekel dan duel yang fair, tapi ketika aku merasa diriku dikasari supaya aku dikeluarkan dari permainan maka aku membela diri," lugas Ribery.

"Percayalah, aku tidak ingin menyakiti siapapun di momen-momen itu dan semenit kemudian semuanya sudah terlupakan."

(rin/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads