Pelatih kawakan Jerman itu turun gunung setelah menerima menggantikan Carlo Ancelotti, yang dipecat usai Bayern dihajar Paris St. Germain 0-3 di Liga Champions awal Oktober.
Hingga kini, Heynckes telah memimpin Bayern melalui enam pertandingan di level domestik dan Eropa. Hasilnya sempurna. Kemenangan terakhir Die Roten didapat setelah mengalahkan Celtic 2-1 di lanjutan Grup B, Rabu (1/11/2017) dinihari WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kemenangan tersebut, Bayern memastikan diri lolos ke babak 16 besar sekaligus menjadi rekor bagi Heynckes. Opta mencatat, pelatih berusia 72 tahun ini menjadi pelatih pertama Bayern yang sukses memenangi tujuh pertandingan Liga Champions berturut-turut.
7 - Jupp Heynckes is the first @FCBayernEN coach to win 7 consecutive CL games. Record. #CFCFCB @FCBayernUS pic.twitter.com/KG4H1qPo2r
β OptaFranz (@OptaFranz) October 31, 2017
Kekalahan terakhir Heynckes di Eropa terjadi saat Bayern ditumbangkan Arsenal 0-2 di leg kedua babak 16 besar, Maret empat tahun silam.
"Kami tahu sebelum sebelum pertandingan bahwa Celtic akan sangat sulit dan intens, tapi tim tampil bagus dalam waktu yang lama, posisi saat bermain juga bagus, kami bermain bagus dalam hal taktik," ucap Heynckes usai Bayern mengalahkan Celtic yang dikutip dari situs resmi klub.
"Memang ada saat-saat ketika kami kesulitan, saat lawan kami meningkatkan kecepatan dan menekan. Tapi saya pikir para pemain sudah mengerahkan segenap kemampuan mereka dan memperlihatkan komitmennya. Hal yang paling utama adalah lolos ke babak 16 besar, yang kami capai pada hari ini. Sekarang akan sulit merebut juara grup."
Usai melewati rintangan Celtic di Glasgow, Heynckes akan melewati ujian yang sebenarnya. Laju sempurna Bayern diadang Borussia Dortmund dalam lanjutan Bundesliga, akhir pekan ini. Die Roten juga masih akan menjamu PSG di laga grup terakhir.
(rin/krs)











































