DetikSepakbola
Kamis 02 Agustus 2018, 07:43 WIB

Bayern: Harga Pemain Naik karena City dan PSG

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Bayern: Harga Pemain Naik karena City dan PSG Bayern Munich menyebut PSG dan City jadi biang inflasi bursa transfer pemain. (Foto: Catherine Ivill/Getty Images)
Jakarta - Harga pemain dalam beberapa tahun terakhir melonjak. Bayern Munich menyebut itu akibat kegilaan yang dilakukan Manchester City dan Paris Saint-Germain.

Harga pemain meningkat pesat dalam beberapa musim terakhir. PSG misalnya, sudah mencatatkan dua pembelian termahal dengan Neymar dan Kylian Mbappe.


PSG menebus Neymar dengan harga 222 juta euro, sementara Mbappe ditebus dengan biaya 145 juta euro plus 35 juta lainnya dalam bentuk bonus-bonus. Keduanya diboyong PSG hanya dalam rentang dua musim.

Sementara itu, City dalam beberapa musim sudah melakukan perekrutan-perekrutan mahal. Masing-masing dari Bernardo Silva, Leroy Sane, John Stones, Kyle Walker, Benjamin Mendy, Raheem Sterling, Aymeric Laporte, Riyad Mahrez, dan Kevin de Bruyne berharga 50 juta euro atau lebih.

Sejak menangani City, Pep Guardiola tercatat sudah menghabiskan 598 juta euro untuk membeli pemain, atau sekitar Rp 10 triliun.


CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge menuding perilaku City dan PSG di bursa transfer ini yang berperan besar merusak harga pemain. Keduanya jor-joran demi memenangi Liga Champions.

"Kalau harga-harga pemain mengalami inflasi, maka kesalahannya ada di Manchester City dan Paris Saint-Germain. Lihatlah apa yang dilakukan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir, tanpa menghabiskan nyaris segalanya," ujar Rummenigge.

"Tidak perlu untuk menggila demi memenangi Liga Champions dan itu juga filosofi kami," tambahnya kepada Mercur seperti dilansir Football Italia.



Berikut 10 Klub Premier League Terboros di Bursa Transfer Musim Dingin, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(raw/yna)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed