sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 02 Jun 2020 05:00 WIB

Ada Aturan Khusus, 3 Gol Sancho Tak Bisa Disebut Hat-trick?

Yanu Arifin - detikSport
PADERBORN, GERMANY - MAY 31: Jadon Sancho of Borussia Dortmund celebrates scoring his teams second goal of the game with a Justice for George Floyd shirt during the Bundesliga match between SC Paderborn 07 and Borussia Dortmund at Benteler Arena on May 31, 2020 in Paderborn, Germany. (Photo by Lars Baron/Getty Images) Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, merayakan golnya ke gawang Paderborn. (Foto: Getty Images/Lars Baron)
Dortmund -

Jadon Sancho membuat tiga gol saat Borussia Dortmund menggasak Paderborn. Namun, pemain Inggris itu dianggap belum bisa dikatakan membuat hat-trick. Kok, bisa?

Sancho menjadi bintang kemenangan 6-1 Dortmund atas Paderborn di Benteler-Arena, Minggu (31/5/2020). Pemain 20 tahun itu membuat hat-trick alias tiga gol.

Setelah Thorgan Hazard membuka gol di menit ke-54, Sancho menambah dua gol di menit ke-57 dan 74. Achraf Hakimi dan Marcel Schmelzer sempat menambah dua gol lagi untuk Dortmund pada menit 85 dan 89. Sancho kemudian memastikan hat-tricknya di menit ke-90+1.

Ada anggapan, Sancho tak dianggap membuat hat-trick di laga tersebut, kendati bisa menyarangkan tiga gol. Rupanya, ada syarat tertentu untuk dinyatakan membuat hat-trick, dari sekadar membuat tiga gol.

Pada Januari lalu, wartawan Jerman, Raphael Honigstein sempat mengatakan kepada BBC Radio Five Live terkait 'syarat' hat-trick di sepakbola Jerman.

Jurnalis The Athletic itu menyebut, pemain dinyatakan hat-trick jika memborong tiga gol di satu babak secara beruntun. Hal itu dikomentarinya, saat menyoroti tiga gol Erling Braut Haaland pada laga debutnya bersama Dortmund.

"Di Jerman, untuk beberapa alasan, kami tidak menganggapnya hat-trick yang tepat," kata Honigstein kala itu, seperti dilansir Sportbible.

"Itu harus dicetak di satu babak, tetapi juga, tidak ada yang mencetak di antaranya. Kami orang Jerman, kami tidak menganggapnya hattrick," kata Honigstein.

Sementara Sancho, dalam laga melawan Paderborn, tidak mencetak tiga golnya secara beruntun. Sancho membuat dua gol di menit ke-57 dan 74, kemudian sempat dijeda oleh Hakimi dan Schmelzer, sebelum mendapat gol ketiganya.

Pro kontra soal hat-trick pun kini menyoroti Sancho. Namun, terlepas status hat-trick atau tidaknya, Sancho tetap menjadi bintang di laga tersebut.

Selain tiga golnya, Sancho membuat perayaan gol yang menuai pujian. Winger yang menjadi buruan banyak klub itu membuat dukungan untuk George Floyd, warga kulit hitam Amerika Serikat yang meninggal baru-baru ini oleh kepolisian Minneapolis.



Simak Video "Jadon Sancho Anggap Sanksi Gegara Potong Rambut Konyol"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com