sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 16 Sep 2020 14:07 WIB

Kian Panas! Ayah Alaba Balas Tudingan Eks Presiden Bayern

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Bayern Munichs Austrian defender David Alaba gestures during a first season training session of the German first division Bundesliga team FC Bayern Munich at the team trainings ground in Munich, southern Germany, on September 11, 2020. (Photo by Christof STACHE / AFP) Kubu David Alaba membalas klaim mantan Presiden Bayern Munich Uli Hoeness. Foto: AFP/CHRISTOF STACHE
Munich -

Konflik terkait kontrak David Alaba berlanjut. Ayah Alaba, George, membalas serangan mantan Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness.

Bayern terancam kehilangan pemain serbia bisa asal Austria itu. Die Roten berkukuh ingin melanjutkan kerja sama dengan Alaba yang sudah berjalan selama 11 tahun, tapi negosiasi kontrak baru tidak berjalan lancar yang diyakini terkait finansial.

David Alaba kini dihubungkan dengan kepindahan ke Manchester City dan Barcelona. Hoeness menyebut tersendatnya kesepakatan kontrak baru Alaba disebabkan karena terpengaruh oleh agen yang mata duitan.

"Dia [Alaba] memiliki seorang agen yang seperti piranha rakus. Ayah dia, yang sangat saya sukai, membiarkan dirinya dipengaruhi oleh si agen," kata dia belum lama ini.

"Ini murni karena uang. Kalau Anda tahu apa yang Tuan [agen Alaba, Pini,-red] Zahavi mau untuk dirinya sendiri untuk tanda tangan David yaitu komisi sebesar delapan digit. Itu tidak mungkin," sembur Hoeness.

Kontrak David Alaba di Sabener Strasse akan habis pada musim panas tahun depan. George Alaba meradang dengan klaim Hoeness. Dia menyebut Hoeness "menyebar kebohongan."

"Saya membawa David Alaba ke Bayern saat masih remaja. Selama bertahun-tahun, saya mendapatkan sejumlah tawaran untuk memindahkan David ke klub lain, tapi kami tetap setia dan selalu memilih untuk bertahan," sengat George Alaba dalam wawancaranya dengan Sky Sports.

"Saya tidak mengira Bayern akan menyebarkan kebohongan-kebohongan kotor di depan publik tentang gaji dan klaim tentang komisi. Mengklaim bahwa kami tidak bisa menyepakati kontrak baru karena pembayaran demikian adalah salah satu tuduhan kotor."

"Semuanya karena kami memang tidak menerima angka-angka yang ditawarkan kepada kami. Kami punya pendapat yang lain," cetus ayah David Alaba.

(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com