Karena Alaba Sudah Terlalu Nyaman di Bayern

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 07 Mei 2021 01:00 WIB
LISBON, PORTUGAL - AUGUST 23: David Alaba of FC Bayern Munich celebrates following his teams victory in the UEFA Champions League Final match between Paris Saint-Germain and Bayern Munich at Estadio do Sport Lisboa e Benfica on August 23, 2020 in Lisbon, Portugal. (Photo by Matt Childs/Pool via Getty Images)
David Alaba tinggalkan Bayern Munich di akhir musim ini. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Bayern Munich buat David Alaba adalah zona nyaman, sudah terlalu nyaman bahkan. Alaba pun merasa butuh tantangan baru untuk membuatnya tumbuh.

David Alaba seperti diketahui akan meninggalkan Bayern Munich di akhir musim ini. Kepergiannya sekaligus mengakhiri kebersamaan selama 13 tahun dengan Die Roten.

Lulusan akademi Bayern itu praktis sudah memenangi semua titel yang bisa dimenangi. Ia punya sembilan medali juara Bundesliga sejauh ini, enam medali DFB-Pokal, lima Piala Super Jerman, lalu masing-masing dua titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Duni Antarklub.

Belum jelas ke mana tujuannya berikutnya, dengan Real Madrid dan Liverpool sempat disebut-sebut. Namun David Alaba memastikan ia butuh langkah ini untuk membuatnya lebih matang sebagai pemain dan manusia.

"Untuk tumbuh, Anda harus meninggalkan zona nyaman. Saya rasa bahwa Anda mungkin harus pergi ke zona penuh ketidaktahuan untuk bisa dewasa lagi," ungkapnya kepada majalah 51 dikutip Marca.

"Masih ada sedikit waktu sebelum saya pergi, dan saya tak bisa sepenuhnya mencerna ini sekarang. Ini benar-benar sudah jadi tahun-tahun yang fantastis."

"Saya meninggalkan FC Bayern dengan air mata, tapi juga menantikan masa depan saya di saat yang sama. Saya luar biasa berterima kasih. Saya doakan FC Bayern terus menuliskan kisah sukses yang besar," imbuh pemain asal Swiss tersebut.

(raw/bay)