ADVERTISEMENT

Freiburg Ajukan Banding Usai Bayern Turunkan 12 Pemain

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 05 Apr 2022 11:40 WIB
German referee Christian Dingert (R hidden) speaks with Bayern Munich players during an interruption of the German first division Bundesliga football match SC Freiburg v FC Bayern Munich in Freiburg, southern Germany, on April 2, 2022. (Photo by Thomas KIENZLE / AFP) / DFL REGULATIONS PROHIBIT ANY USE OF PHOTOGRAPHS AS IMAGE SEQUENCES AND/OR QUASI-VIDEO
Freiburg vs Bayern sempat dihentikan sebentar karena tim tamu menurunkan 12 pemain. Foto: AFP/THOMAS KIENZLE
Freiburg -

Freiburg mengajukan banding terkait kekalahan 1-4 dari Bayern Munich. Langkah itu diambil setelah juara bertahan Liga Jerman tersebut sempat menurunkan 12 pemain di lapangan, meski hanya sebentar saja.

Laga tersebut digelar pada Sabtu (2/4) lalu di Europa-Park Stadion. Ketika Bayern tengah unggul 3-1, pelatih Julian Nagelsmann memasukkan Niklas Suele dan Marcel Sabitzer di menit ke-85 untuk menggantikan Corentin Tolisso dan Kingsley Coman.

Namun hanya Tolisso yang keluar lapangan, sedangkan Coman tidak. Harian Jerman, Bild melaporkan hal itu disebabkan ofisial keempat salah menyetel nomor Coman di papan pergantian pemain. Bukannya 11, malah 29.

Kesalahan itu berasal dari manajer Bayern, Kathleen Krueger, yang menulis Coman bernomor 29 kala mendaftarkan pergantian pemain kepada ofisial pertandingan. Ia lupa bahwa itu adalah nomor lama Coman.

Akibatnya, Coman pun tetap berada di lapangan karena merasa bukan dirinya yang akan diganti. Hal itu menyebabkan Bayern sempat tampil dengan 12 pemain, meski hanya selama 17 detik saja.

Kubu Freiburg kemudian protes karena melihat jumlah pemain Bayern yang kelebihan di lapangan. Situasi itu sempat menimbulkan kebingungan dan laga terhenti beberapa menit agar wasit Christian Dingert bisa meluruskan situasinya.

Seusai laga yang berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Bayern, Freiburg tampak tak punya niat untuk mengajukan protes terkait hal ini. Kesalahan dinilai ada di Bayern atau ofisial pertandingan.

Jika Freiburg tak protes, maka situasi tadi tak akan ditindak lanjuti oleh Federasi Sepakbola Jerman (DFB). Namun pada Selasa (5/4) pagi WIB, Freiburg lewat situs resminya mengumumkan bahwa mereka mengajukan banding, mempertanyakan keabsahan hasil laga itu.

"Freiburg tak punya andil apapun dalam kejadian pergantian pemain ini. Namun aturan prosedur dan hukum DFB memaksa kami untuk aktif meminta agar kejadian diperiksa secara hukum," bunyi pernyataan Freiburg.

Bayern Munich's French forward Kingsley Coman (top) vies for the ball with Freiburg's German defender Manuel Gulde (R) during the German first division Bundesliga football match SC Freiburg v FC Bayern Munich in Freiburg, southern Germany, on April 2, 2022. (Photo by Thomas KIENZLE / AFP) / DFL REGULATIONS PROHIBIT ANY USE OF PHOTOGRAPHS AS IMAGE SEQUENCES AND/OR QUASI-VIDEOComan (kanan) ketika sedang bermain melawan Freiburg. Foto: AFP/THOMAS KIENZLE

"Kami sebetulnya tak tertarik untuk mengajukan hal ini, dan merasa tak nyaman. Kami percaya aturan terkait prosedur ini tak seusai dengan tujuannya. Mereka membebani pihak yang sama sekali tak terlibat (Freiburg) dan meminta mereka bertanggung jawab menangani pelanggaran aturan yang jelas."

Menurut Bild, memang ada aturan DFB terkait hal ini. Jika nanti Bayern dinyatakan bersalah karena menurunkan 'pemain ilegal', dalam artian Coman tak boleh main karena sudah diganti, maka skor bisa berubah dan Freiburg dinyatakan menang 2-0.

Namun bisa saja Bayern lolos dari hukuman ini dan kesalahan diberikan kepada Dingert selaku wasit, sebab ia lalai menjalankan tugasnya, dengan membiarkan pemain cadangan masuk, padahal pemain yang akan diganti masih di lapangan.

Jika kemenangan Bayern dibatalkan, Borussia Dortmund tentu akan berbahagia. Itu artinya, jarak di klasemen yang tadinya 9 poin akan terpangkas menjadi 6 poin saja. Bayern saat ini memimpin klasemen Bundesliga dengan 66 poin, disusul Dortmund dengan 57 poin.

(adp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT