Soal Dominasi Bayern, Kroos Salahkan Persaingan di Bundesliga

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 28 Apr 2022 09:10 WIB
MUNICH, GERMANY - APRIL 23: Robert Lewandowski, Leon Goretzka, Joshua Kimmich and Manuel Neuer of FC Bayern Muenchen celebrates with the fans after their sides victory won them the Bundesliga title during the Bundesliga match between FC Bayern Muenchen and Borussia Dortmund at Allianz Arena on April 23, 2022 in Munich, Germany. (Photo by Stuart Franklin/Getty Images)
Bundesliga kurang kompetitif bukan semata karena salah Bayern Munich. Foto: Getty Images/Stuart Franklin
Madrid -

Bayern Munich meneruskan dominasinya di Bundesliga usai mengunci titel juara 2021/2022. Eks pemain Bayern, Toni Kroos, menyoroti buruknya persaingan di sana.

Kemenangan 3-1 atas Borussia Dortmund memastikan Die Roten meraih gelar juara Liga Jerman untuk kesepuluh berturut-turut. Dengan tiga tambahan poin itu, Bayern mengoleksi 75 poin hasil 31 pertandingan, unggul 12 poin dari Dortmund di posisi kedua.

Dengan situasi itu perolehan angka Bayern tidak bisa dikejar Dortmund karena kompetisi tinggal tiga pertandingan saja. Dengan kata lain, jika Die Borussen memenangi seluruh pertandingan sisa maka perolehan angka maksimalnya hanya 74 poin.

Sebagian menganggap dominasi Bayern Munich disebabkan karena kekuatan finansial yang jomplang dengan tim-tim lainnya. Bayern mampu merekrut Robert Lewandowski dari Dortmund pada 2014. Dan bomber Polandia itu menjadi salah satu pemain paling berpengaruh atas sukses Bayern dengan sumbangan 236 gol dalam 250 laga.

Kroos pernah berkostum Bayern selama enam musim sebelum hijrah ke Real Madrid pada musim panas 2014. Gelandang top Jerman itu meyakini, dominasi Bayern lebih disebabkan karena tim-tim rival yang kurang konsisten.

"Kompetisinya seharusnya lebih ajek," ucap pemenang Piala Dunia 2014 itu dilansir Stats Perform. "Tim-tim seperti Dortmund atau Leipzig cukup mampu untuk terus bersaing di fase-fase tertentu."

"Tapi mereka itu tidak cukup konsisten. Jadi itu bukan hanya soal uang saja," imbuh Kroos.

Pesepakbola berusia 32 tahun itu salut dengan mentalitas Bayern Munich. Menjaga konsistensi dan rasa lapar selama bertahun-tahun bukanlah pekerjaan yang gampang.

"Itu adalah penampilan yang luar biasa, terutama secara mental. Tidak salah jika mereka itu tim terbaik di Jerman dalam hal kualitas. Namun, tetap menginginkannya selama bertahun-tahun dan terus menganggap titel juara liga itu berarti penting adalah sesuatu yang istimewa," Toni Kroos menyimpulkan.



Simak Video "DFB Pokal, Bayern Munich Kalah dari Tim Divisi 2"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/mrp)