Dortmund Sudah Siap Kehilangan Bellingham

ADVERTISEMENT

Dortmund Sudah Siap Kehilangan Bellingham

Putra Rusdi K - Sepakbola
Senin, 14 Nov 2022 18:00 WIB
FRANKFURT, GERMANY - OCTOBER 29: Jude Bellingham of Borussia Dortmund celebrates the win after the final whistle during the Bundesliga match between Eintracht Frankfurt and Borussia Dortmund at the Deutsche Bank Park on October 29 2022 in Frankfurt, Germany.  (Photo by Alexandre Simoes/Borussia Dortmund/Getty Images)
Borussia Dortmund sudah siap kehilangan Jude Bellingham (Foto: Getty Images)
Dortmund -

Borussia Dortmund sudah siap untuk kehilangan Jude Bellingham. CEO Dortmund mengungkap sulit untuk menahan Bellingham jika ada tawaran dari klub besar.

Bellingham menjadi buruan klub-klub besar Liga Inggris yaitu Chelsea, Liverpool, dan Manchester City. Mereka kepincut kepada Bellingham yang tampil apik bersama Borussia Dortmund dalam beberapa musim terakhir.

Pada musim ini, gelandang 19 tahun ini punya kontribusi besar untuk Die Borussen. Ia mampu mengemas sembilan gol dan tiga assist di semua ajang.

Dortmund sendiri tak keberatan untuk melepas Bellingham. Mereka dikabarkan bakal mematok harga 100 juta euro untuk mantan gelandang Birmingham City tersebut. Harga Bellingham bisa saja melonjak jika dirinya bermain menawan dengan Timnas Inggris di Piala Dunia 2022.

CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, paham sulit untuk timnya menahan Bellingham pergi jika ada tawaran yang menggiurkan. Ia mengungkap bakal mengadakan pertemuan dengan Bellingham selepas Piala Dunia 2022.

Kontrak Bellingham bersama Dortmund sebenarnya masih tersisa hingga 2025. Namun, Dortmund sudah sepenuhnya ikhlas jika harus kehilangan Bellingham.

"Kami akan mengadakan pembicaraan segera setelah [Piala Dunia di] Qatar selesai, dan kemudian kami akan melakukan pembicaraan mendasar tentang apa yang dia inginkan," kata Watzke dikutip dari ESPN.

"Dia hanya perlu memberi tahu kami apakah dia ingin bertahan atau ingin pergi. Dalam kedua kasus tersebut, kami akan membicarakannya dengan sangat baik dan wajar bersama. Secara umum, kami dapat membayangkan bahwa dia akan bertahan bersama kami. Namun, kami tidak dapat bersikap seolah-olah topik ini tidak dibahas."

"Jika dia mengatakan 'Saya ingin melakukan sesuatu yang lain,' maka [klub] yang sangat besar di Eropa akan ada di sana dan kami tidak mampu berjuang secara finansial," ungkapnya.

(pur/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT