Henry, yang musim lalu divonis gagal dalam musim pertamanya di Liga Spanyol, musim ini menunjukkan perbaikan performa yang kentara. Paling terlihat adalah statistik golnya yang terus bertambah.
Musim lalu ia hanya mencetak total 19 gol dari 47 pertandingan di semua kompetisi. Itu artinya ia mengukir satu gol setiap 2,47 game. Khusus di La Liga, selama sembilan bulan musim berjalan, dari 30 partai ia menghasilkan 12 gol saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu ada beberapa faktor yang membuat mantan bintang Arsenal ini mengalami kemajuan pesat. Pastinya ia lebih mengenal rekan-rekannya dan sepakbola "Negeri Matador", setelah beradaptasi selama satu musim.
Kedua, Barca mengalami perubahan teknis sejak Guardiola menggantikan Frank Rijkaard. Dan sepertinya karakter permainan Henry lebih nyetel dalam skema buatan eks gelandang timnas Spanyol itu.
Ketiga, dominasi El Barca sebanding lurus dengan permainan Henry yang kembali tajam. "Mudahnya" Samuel Eto'o dkk menjebol gawang lawan berkaitan langsung pula dengan produktivitas Henry.
Barca memang sedang ganas di sana-sini. Setelah menang 5-0 atas Deportivo La Coruna Sabtu (17/1/2009) malam, koleksi poin mereka menjadi 50 dari 19 pertandingan. Jumlah itu merupakan rekor baru dalam satu paruh musim, mematahkan catatan 47 angka yang dibuat Real Madrid di musim lalu.
Produktivitas Los Blaugrana juga mencengangkan. Dari 19 partai mereka mampu melesakkan 59 gol ke gawang lawan-lawannya, dan itu berarti rata-rata mereka menciptakan tiga gol per pertandingan.
Dari jumlah gol tersebut, 69 persen disumbangkan trio penyerang. Eto'o paling banyak dengan 18 gol, disusul kemudian Messi (12) dan Henry (11).
Dibandingkan dengan kedua rekannya itu, yang selalu menonjol di setiap musim, Henry patut diberi perhatian tersendiri. Apa yang dia katakan minggu lalu, sepertinya bisa terlaksana -- kalau tidak ada "force majeur".
"2009 akan jadi tahun buat Barcelona dan saya," cetus Henry dalam wawancaranya dengan La Redoute. "Secara fisik, setiap hari saya merasa lebih tangguh, lebih nyaman di dalam tim. Saya adalah sebuah pola yang bermanfaat di dalam tim yang dipenuhi pemain hebat."
"Kami maju bersama-sama. Kami punya seorang pelatih juara dan kami telah menemukan formula untuk sukses," sambungnya.
(a2s/arp)











































