Giliran Casillas Ditunggu Rekor

Giliran Casillas Ditunggu Rekor

- Sepakbola
Rabu, 04 Feb 2009 13:52 WIB
Giliran Casillas Ditunggu Rekor
Madrid - Akhir pekan kemarin Raul Gonzales menyamai rekor Afredo Di Stefano sebagai top skorer Real Madrid. Di penghujung pekan ini gantian Iker Casillas punya peluang mencatat rekor prestisius lainnya.

Mencetak gol pembuka kemenangan Madrid, Raul mencetak golnya yang ke-307 untuk Los Merengues. Jumlah tersebut menyamai catatan milik Alfredo Di Stefano yang sebelumnya merupakan top skorer sepanjang masa klub tersebut.

Rekor yang mirip-mirip akan ditorehkan Casillas saat Madrid menjamu Racing Santander weekend ini. Jika dimainkan dalam laga tersebut maka itu akan menjadi laga ke-454 Casillas di bawah mistar Los Blancos, yang menyamai catatan milik Paco Buyo sebagai kiper yang paling sering bermain buat Madrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini Casillas adalah kiper terbaik di dunia. Dia kiper dengan kemampuan yang komplet. Di samping jiwa kemanusiaannya, dia punya kepercayaan diri yang tinggi atas kemampuan yang dia miliki. Dia mampu membaca permainan dan seorang pesepakbola profesional," sanjung Paco Buyo jelang pecahnya rekor yang selama ini dia pegang dalam wawancara dengan sebuah radio di Spanyol seperti diberitakan Marca.

Datang dari sistem pembinaan pemain muda Madrid, Casillas sudah membela "Si Putih" sejak tahun 1990-91. Namun dia baru menjalani debut di tim senior pada musim 1998-99 saat masuk menggantikan kiper nomor satu saat itu Bodo Illgner. Baru di musim selanjutnya kiper 27 tahun itu menjadi pilihan utama dan terus tak tergantikan hingga kini.

"Dia telah menunjukkan itu semua di Euro 2008 saat menjadi salah satu kunci yang membantu Spanyol memenangi titel juara. (Gianluigi) Buffon merupakan satu-satunya kiper yang bisa menantang Iker," lanjut Buyo.

Mendapat pujian tersebut dan disinggung soal kontribusi besarnya buat Madrid, Casillas mengaku sangat bangga. Saat ditanya soal rencana pensiun, terkait fakta bahwa Paco Buyo gantung sepatu saat berusia 39 tahun, Casillas mengaku dirinya tak akan kuat bertahan selama itu. Namun dia meyakinkan kalau perpisahan dengan Madrid akan menjadi saat-saat yang sulit.

"Real Madrid adalah rumah saya. Saya sudah berada di sini sejak usia sembilan tahun dan saya tak pernah bermain untuk tim lain. Jika saya akhirnya pergi suatu saat nanti, itu karena pemain lain sudah mengambil tempat saya dan saya tak lagi dibutuhkan. Dan saat hari itu datang, Anda akan melihat air mata saya terjatuh," pungkas pemilik 88 caps buat timnas Spanyol itu. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads