Bila menilik klasemen sementara, terlihat perbedaan yang ekstrem antara Azulgrana dengan Los Periquitos. Barca bertengger di puncak klasemen sementara dengan 60 poin, Espanyol tertanam di dasar dengan poin 18.
Minggu, (22/2/2009), Espanyol akan mentas di Camp Nou, markas El Barca. Dari statistik, berlaga di kandang lawan justru sangat merugikan tim arahan Mauricio Pochettino itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, di hadapan Barcelona, Espanyol relatif kalah kelas. Namun Guardiola memilih menepikan statistik tersebut. Nahkoda Barca ini tetap memberikan respek kepada sang rival.
"Espanyol adalah tim yang memiliki organisasi permainan yang baik dan sangat kuat. Mereka punya pemain berkelas, seperti Ivan Alonso yang jago bola atas," tukas Guardiola pada situs resmi Barca. "Mereka adalah tim yang tengah berjuang, dan mereka akan berusaha untuk menghentikan torehan gol kami."
Sepanjang musim ini, kedua klub yang sama-sama berasal dari Catalan tersebut sudah tiga kali bertemu. Sekali di ajang Liga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Barca, dan dua kali di Copa del Rey yang juga ditutup dengan kemenangan bagi Lionel Messi cs dengan skor agregat 3-2.
Guardiola bahkan mengharapkan, Espanyol mampu menyulitkan Barca. "Hanya Espanyol yang bisa memberikan kami perlawanan berat kala derby. Saya senang derby. Orang-orang akan lebih bergairah dan atmosfer yang tercipta pun semakin hebat," tukas suksesor Frank Rijkaard ini.
"Media telah membicarakan laga derby ini dengan baik, dan laga derby memang selalu menyajikan pertandingan yang hebat," pungkasnya.
(roz/roz)











































