Higuain mencuat pamornya di musim ini menyusul performanya yang menawan. Ditambah cederanya Ruud van Nistelrooy yang dipastikan absen hingga akhir musim, ia menjadi pilihan pertama sebagai tandem Raul Gonzalez.
Sampai bulan Februari striker Argentina ini masih berjaya bersama Los Blancos. Tercatat sudah 15 gol ia torehkan di La Liga, dan itu menjadikan dirinya pencetak gol terbanyak Madrid sejauh ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbasnya, Huntelaar sedang menggantikan Higuain sebagai pendamping utama Raul yang memang tak tergantikan. Dari tiga partai La Liga yang terakhir, tidak sekali pun jebolan River Plate itu masuk starting line-up.
Tak cuma Huntelaar, Higuain juga relatif kalah bersinar dengan Marcelo dan Arjen Robben, yang juga tampil atraktif dan produktif dalam beberapa kemenangan terakhir El Real.
"Aku tak tahu kenapa mulai jarang jadi starter reguler lagi," ungkap Higuain dalam wawancaranya dengan AS. "Tapi ini adalah keputusan pelatih."
"Aku tak bertanya kenapa, ketika dia memasukkan aku ke starting line-up. Kalaupun tidak, aku pun tidak menanyakannya. Aku cuma ingin dia tahu bahwa aku adalah bagian dari tim dia dan siap membantu tim ini, karena aku sedang merasa oke."
Disinggung bahwa banyak fans Madrid menganggap Higuain adalah partner sempurna untuk Huntelaar, ia menjawab, "Bagus lah kalau begitu. Itu opini publik, yang melihat kami dari luar, dan tentu merupakan opsi lain untuk dipertimbangkan pelatih."
Saat ditanya siapakah rekan-rekan penyerangnya yang paling cocok, Higuain enggan memilih. Ia memberi penilaian tersendiri pada masing-masing partner.
"Aku merasa nyaman bermain dengan Klaas, tapi juga saatΒ berduet dengan Raul dan (Javier) Saviola. Saat ini, Klaas sedang main bagus karena diaΒ mencetak banyak gol. Tapi jangan lupakan Raul yang sudah mencetak 14 gol di liga, dan Saviola pun pemain yang hebat, yang itu sebabnya ia ada di sini."
(a2s/key)











































