Minggu (3/5/2009) dinihari WIB, Barcelona akan melawat ke Santiago Bernabeu. Lionel Messi dkk.datang sebagai pemuncak klasemen sementara dengan koleksi 82 poin, sementara sang tuan rumah adalah peringkat kedua dengan defisit empat poin. Bila Barca kalah posisi mereka di puncak klasemen memang belum terusik. Namun keunggulan nilai akan terpangkas menjadi satu poin saja.
Barca datang dalam kondisi lelah sekaligus konsentrasi terpecah. Tengah pekan lalu, tim Catalan berjibaku di laga leg pertama semifinal Liga Champions melawan Chelsea. Tiga hari berselang, mereka harus ke Stamford Bridge guna menjalani leg kedua. Keadaan ini diperburuk dengan absennya bek tengah Rafael Marquez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun Madrid berada sungguh dekat dengan kami dan kami harus memperlakukan El Clasico layaknya final. Saya tidak setuju pada yang mengatakan bahwa partai ini tidak penting bagi Barca. Kami membutuhkan tekanan. Laga ini adalah final dan final menyangkut sebuah ambisi. Kami harus memperhatikan semuanya hingga detail terkecil," tegas Pep dikutip dari situs resmi Barcelona.
"Laga melawan Madrid akan sangat menentukan. Seluruh tekanan akan menerpa kami karena kami adalah pemuncak klasemen. Kami paham bila menang maka peluang juara kami semakin besar," tutup suksesor Frank Rijkaard ini.
(nar/nar)











































