Hari Minggu lalu, Barca hanya tinggal menundukkan Villarreal untuk memastikan tahta juara Liga Spanyol musim ini menjadi milik mereka. Pasalnya, sang pesaing terdekat, Real Madrid, takluk 0-3 di tangan Valencia sehari berselang.
Pasukan Josep Guardiola ini sempat unggul 3-1 di babak pertama, namun The Yellow Submarine berhasil bangkit di paruh kedua laga. Dikartumerahnya Eric Abidal membuat tim besutan Manuel Pellegrini itu lebih leluasa mengembangkan permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendapatkan hasil seri dan kami harus bangkit," ujar kapten Carles Puyol di situs resmi klub. Ia benar karena kini Los Blaugranas memiliki final Copa del Rey untuk dihadapi, Rabu (13/5/2009).
"Setelah akhir dari pertandingan kemarin, kami hanya memikirkan final. Setiap pertandingan yang telah kami lalui begitu penting dan tentu saja final di Mestalla adalah salah satu yang terbesar tahun ini," tandasnya.
Barca melaju ke final usai menundukkan Mallorca dengan agregat 3-1 di semifinal. Sementara sang lawan, Bilbao, maju usai menggasak Sevilla dengan agregat 4-2.
Bagi Barca ini merupakan final pertama mereka di Copa del Rey dalam 11 tahun. Terakhir kali mereka melaju ke partai puncak adalah pada tahun 1998, di mana ketika itu mereka sukses menundukkan Mallorca melalui babak adu penalti.
Sementara bagi Guardiola, jika Barca menang dalam laga ini, maka ini akan menjadi trofi juaranya yang pertama sejak ditunjuk menjadi pelatih. Mampukah ia meraihnya? Kita nantikan saja.
(roz/a2s)











































