Rekor pertama yang berpeluang dipecahkan Barca di pekan-pekan terakhir Liga Spanyol adalah soal produktivitas. Dengan 104 gol yang sudah dilesakkan sepanjang musim ini, Barca berada di ambang pintu untuk memecahkan rekor milik Real Madrid sebagai klub dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim.
Pada musim 1989/90, Los Merengues yang saat itu dibesut John Toshack mampu membukukan 107 gol. Mengingat Lionel Messi cs masih punya dua pertandingan tersisa yakni menghadapi Osasuna dan Deportivo La Coruna, peluang mencatatkan rekor baru terbuka lebar. Apalagi sepanjang musim ini rata-rata gol Barca di setiap pertandingan mencapai angka 2,8.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eto'o pastinya masih ingat peristiwa lima tahun lalu saat statusnya sebagai pemain paling subur di Liga Spanyol hilang di pekan terakhir karena disalip striker asal Uruguay itu.
Piala lain yang hampir bisa dipastikan akan berlabuh di Nou Camp adalah Ricardo Zamora Trophy. Penghargaan yang digagas Marca sejak 1958 itu ditujukan pada kiper yang gawangngnya paling sedikit kebobolan.
Selepas pertandingan ke-36 akhir pekan kemarin, Victor Valdes tercatat baru kemasukan sebanyak 33 kali, jauh lebih sedikit gawang Sevilla yang sudah bobol sebanyak 39 kali atau bahkan Real Madrid yang kemasukan 47 gol.
Rekor terakhir yang mungkin akan dipatahkan anak asuh Pep Guardiola adalah terkait jumlah poin yang dimiliki. Saat ini Madrid tercatat sebagai tim yang mampu mengakhiri musim dengan jumlah poin terbesar yakni mencapai 92 poin saat dibesut Fabio Capello di musim 1996/1997.
Jika mampu memenangi dua laga tersisa, maka Barca akan bisa menyamai jumlah tersebut. Torehan klub Catalan itu bahkan lebih baik lagi karena saat Madrid meraihnya 13 tahun lalu, La Liga Primera melibatkan 22 klub, bukan 20 seperti saat ini. Rekor poin terbanyak jika kompetisi diikuti 20 klub juga dipegang Madrid yang tahun lalu finis di puncak dengan poin 85.
Bisa meraih semua sukses tersebut, Barca?
(din/key)











































