Madrid Belum Seperti Barca

Madrid Belum Seperti Barca

- Sepakbola
Jumat, 03 Jul 2009 03:58 WIB
Madrid Belum Seperti Barca
Madrid - Ketika Real Madrid sibuk memperkuat skuadnya dengan memboyong bintang-bintang top, Barcelona justru masih adem-ayem. Namun, untuk satu hal, Barca dianggap lebih bagus dibandingkan Madrid. Apa?

Seperti yang diketahui, bursa transfer dalam beberapa pekan terakhir didominasi oleh kabar seputar merapatnya nama-nama besar ke Santiago Bernabeu. Yang dimaksud di sini adalah Kaka, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Belum tertutup kemungkinan bahwa Madrid akan menambah deretan pesepakbola kelas wahid ke dalam skuadnya. Kabar teranyar menyebutkan, Los Blancos kini tengah membidik gelandang milik Bayern Munich, Franck Ribery.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belanja "wah" Madrid ini selalu disebut-sebut sebagai pengaplikasian dari tekad Preseiden Florentino Perez membangun kembali era Los Galacticos. Selain itu, hal ini bisa jadi sebagai tekad mereka untuk tak lagi mengakhiri musim tanpa gelar seperti musim lalu.

Ketika Madrid nihil gelar musim lalu, rival terberat mereka, Barcelona, justru berjaya. Bersama pelatih yang baru pertama kali menangani sebuah tim senior, Josep Guardiola, El Barca sukses menjadi treble winners dengan memenangi Liga Spanyol, Liga Champions dan Coppa del Rey. Kalau Madrid akhirnya jadi panas, itu wajar saja.

Tetapi, ketika Madrid sibuk di bursa transfer, Barca justru terlihat tenang-tenang saja. Mereka memang pernah dikabarkan mendekati beberapa pemain, semisal Nemanja Vidic dan Zlatan Ibrahimovic, tetapi belum ada satu pun yang terealisasi--Vidic akhirnya bahkan menyatakan untuk menetap di Manchester United.

Dari pandangan Juande Ramos, pria yang menjadi pelatih Madrid pada paruh kedua musim lalu, Barca masih memiliki satu kelebihan, yang mana Madrid tak memilikinya. Ramos berpendapat, klub asal Catalan itu masih unggul dari segi kolektivitas tim, sedangkan Madrid terlalu berpegang pada kebintangan seorang pemain.

"Dalam hal level individu dan dengan segala hormat kepada semua pemain, saya mengiyakan Madrid. Namun Barcelona memiliki keunggulan karena mereka berhasil membentuk sebuah tim. Kita sudah pernah melihat kenyataannya."

"Sekarang adalah saatnya memasukkan mereka semua ke dalam shaker dan melihat apakah cocktail-nya enak," tandasnya seperti dilansir Yahoosports, menganalogikan apakah Madrid mampu meramu bintangnya menjadi sebuah tim yang hebat.

"Semua pelatih menginginkan pemain-pemain terhebat di dunia, hal itu akan menjadi sebuah keiistimewaan dan sebuah keajaiban. Anda tak perlu bekerja terlalu keras dengan pemain-pemain yang berada di level itu," lanjutnya.

Pendapat Ramos ada benarnya juga. Madrid kini harus membuktikan apakah dengan pemain-pemain sekaliber Kaka dan Ronaldo mereka mampu berjaya pada musim depan.
(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads