Setelah lima musim berkostum Liverpool, Alonso musim ini akan bermain bagi Real Madrid. Proses transfernya pun memakan waktu akibat tarik ulur soal harga dari kubu klub Inggris itu serta kengototan Rafael Benitez yang tak ingin pemain andalannya di lini tengah itu pergi.
Rumor Alonso bakal pergi dari Liverpool sebenarnya bukan berita baru. Dari awal musim 2009 pun, manajemen klub kota pelabuhan itu sempat memasukkan Alonso dalam daftar jual terkait ketertarikan Liverpool pada gelandang Aston Villa, Gareth Barry, yang sekarang sudah di Manchester City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu aku sangat sulit untuk membuat keputusan. Musim lalu klub berencana untuk menjualku untuk menambah dana membeli pemain baru," aku Alonso kepada Sky Sports.
"Sebuah keputusan atau momen yang sulit untuk aku terima. Aku menerimanya dengan sikap profesional dan mungkin itu lah yang mengubah pemikiranku dan aku rasa kalau saat itu adalah waktunya aku untuk pergi," tuturnya lagi.
Walaupun musim lalu hati Alonso sepertinya sudah tak sepenuhnya bagi 'Si Merah', namun sebagai seorang pesepakbola ia tetap tampil bagus dan menjadi salah satu nyawa permainan Liverpool musim lalu.
Wajar adanya kalau memang musim ini sepertinya Liverpool kehilangan figur Alonso di lini tengah dan itu terlihat dari langkah mereka yang tertatih-tatih di permulaan Liga Inggris musim ini.
"Memang banyak rumor yang mengatakan seperti itu. Tapi aku selalu mengatakan kalau itu hanya bagian dari sebuah hubungan professional (manajer dengan pemain)."
"Aku selalu mencoba melakukan apa yg dia minta. apa yang dia ingin aku lakukan di lapangan, aku lakukan," ucap Alonso menyanggah rumor perselisihan dia dengan Benitez musim lalu.
Lalu apa yang bikin Alonso sempat sulit pindah dari The Kop? Faktor loyalitas para Liverpudlians yang besar kepada para pemainnya membuat ia memilih bertahan musim lalu. Alonso bilang walaupun saat ini ia sudah bermukim di Santiago Bernabeu, namun Liverpudlians tetap ada di hatinya.
"Selama lima tahun, aku mempunyai malam-malam yang hebat di Anfield, merasakan dukungan dari suporter terbaik di dunia. Itu yang bikin aku tersanjung dan aku senang untuk selalu mengingat mereka," demikian Alonso. (mrp/arp)











































