Bisa bermain menghadapi pemain ternama merupakan impian setiap pesepakbola. Tak terkecuali Diawara. Ia mengaku ingin menghadapi pemain sekelas Cristiano Ronaldo atau Kaka.
Impian itu terwujud pada akhir September silam. Di Stadion Santiago Bernabeu, Diawara ditugasi mengawal pertahanan Marseille ketika menghadapi Real Madrid di laga fase grup Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan memang menjadi sesuatu yang disesali Diawara. Namun ada satu hal lagi yang membuatnya merasa semakin bersalah, yakni cederanya Ronaldo.
Dalam laga melawan Marseille, Ronaldo digantikan di menit ke-70. Empat hari berselang, winger lincah Portugal itu absen dan Madrid pun kalah ketika menghadapi Sevilla di La Liga.
Selanjutnya Ronaldo tampil membela negaranya pada akhir pekan kemarin. Namun eks pemain Manchester United itu harus ditarik keluar ketika laga belum genap setengah jam. Pasca pertandingan, Ronaldo divonis harus absen selama sebulan akibat cedera.
"Saya tidak pernah berpikir bahwa kejadiannya akan menjadi separah ini. Sungguh mengerikan melihat nama saya muncul di media, terkait dengan insiden ini. Namun saya memahami situasinya," demikian ujar Diawara kepada AS seperti dilansir dari Goal.
Diawara selanjutnya meminta maaf kepada Ronaldo atas pelanggaran yang ia lakukan. "Saya menyesali atas tekel yang saya lakukan dan saya berharap dia lekas sembuh," ujarnya.
"Tim mana pun akan kesulitan bila harus tampil tanpa pemain sekelas Cristiano. Ia merupakan pemain sepakbola paling masyhur saat ini. Sepakbola akan kehilangan dia."
Diawara mengatakan bahwa dirinya belum pernah bicara langsung dengan CR9 sejak insiden itu, namun ia terus berusaha dan berharap untuk bertemu dengannya.
"Ketika Marseille menjamu Madrid di Stade Velodrome, saya akan menyambutnya, bersalaman, dan mengajaknya bicara," demikian janji Diawara.
Foto: Diawara (kiri) ketika mengawal Cristiano Ronaldo, Real Madrid vs Marseille, 30 September 2009 (AFP) (nar/a2s)











































