Bila dalam kontes La Liga atau kejuaraan Eropa, Madrid memang klub jawara. Mereka memimpin perolehan trofi di kedua ajang tersebut.
Namun bila di Copa del Rey lain ceritanya. Dengan 17 gelar, Madrid hanya berada di tempat ketiga pengumpul trofi terbanyak, setelah Barcelona (25 gelar) dan Athletic Bilbao (23 gelar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puasa gelar yang cukup lama ini membuat para punggawa Madrid memberikan status 'wajib' bagi Copa del Rey musim ini.
Perjuangan Los Galacticos dibuka dengan meladeni tantangan Alcocron, tim dari Segunda Division B, Rabu (28/10/2009) dinihari WIB. Di atas kertas Madrid memang unggul segalanya.
Meski begitu Madrid juga terganggu oleh cedera sejumlah pemain ditambah dengan hasil yang kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir. Itu sebabnya sejumlah punggawa El Real tak ingin memandang remeh Alcocron.
"Kompetisi ini sangat penting bagi kami. Alcocron akan merasa tegang menghadapi kami. Namun mereka juga bisa menghadirkan kejutan. Itu sebabnya kami akan memperlakukan partai ini selayaknya Liga Champions," seru kiper Iker Casillas seperti dikutip dari situs resmi klub.
Madrid bisa jadi berkaca dengan pengalaman musim lalu di mana mereka disingkirkan klub gurem Real Union. "Kami tidak boleh mengecewakan fans kami lagi dengan mengulang cerita seperti itu. Kami berusaha keras untuk memenangi setiap kejuaraan dan kami punya motivasi tersendiri di Copa del Rey," imbuh gelandang Rafael van der Vaart.
"Copa Del Rey merupakan kompetisi yang berbeda dan indah. Saya berharap bisa menang musim ini. Real Madrid sering mengalami kegagalan di ajang ini dalam waktu yang cukup lama, karena kompetisi ini tak mudah. Di La Liga, seandainya Anda lima kali kalah itu belum mentutup kesempatan jadi juara. Namun di sini hal itu tak berlaku," imbuh penjaga gawang cadangan Jerzey Dudek.
"Kami akan memberikan perhatian spesial di Copa del Rey," tuntas kiper asal Polandia itu.
(nar/roz)











































