Madrid yang ditukangi Pellegrini memang tengah menjadi bulan-bulanan media Spanyol dan Eropa. Hal itu tidak lepas dari performa buruk 'Si Putih" di tiga laga terakhirnya.
Setelah dipencundangi 2-3 di kandang sendiri oleh AC Milan pada ajang Liga Champions, Merengues hanya mampu bermain imbang 'kaca mata' dengan Sporting Gijon. Dan puncak keterpurukan Madrid adalah saat image tim ini dicoreng oleh tim divisi Segunda B, yang menggelontor mereka empat gol tanpa balas di ajang Copa del Rey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal itu, Pellegrini tetap tenang. Mantan Pelatih Villarreal ini menilai tekanan yang menerpa dirinya merupakan hal yang lumrah karena dia kini menukangi tim sebesar Madrid.
"Selama lima tahun saya telah melihat tentang hal seperti ini dari sisi luar. Saya tidak merasa saya sedang ditekan," tuturnya di AS.
"Saya telah melakukan perubahan besar saat menandatangani kontrak di tim ini, dan saya tidak berpikir bahwa hal ini akan berakhir selama tiga bulan saja," lanjutnya.
Lebih lanjut pelatih asal Chili ini mengatakan bahwa timnya hanya sedang dilanda apes saja selama satu pekan terakhir. Oleh karenanya dia mau fokus pada Madrid untuk meraih perbaikan hasil.
"Kami sedang dilanda pekan yang buruk. Kami memang sedang mengganti cara tim ini bermain dari yang diperagakan selama lima tahun terakhir."
(key/key)











































