Madrid, Seandainya...

Madrid, Seandainya...

- Sepakbola
Rabu, 11 Nov 2009 12:15 WIB
Madrid, Seandainya...
Madrid - Real Madrid dibekap cerita pilu pekan ini; disingkirkan oleh tim divisi tiga dari Copa del Rey. Ceritanya mungkin bakal lain, seandainya mereka tak kalah telak duluan.

Dengan skuad yang begitu mengilap, dan juga tentunya mahal, Madrid di atas kertas seharusnya tak sulit menghadapi Alcorcon, klub yang menghuni dua divisi di bawah mereka. Namun tak demikian cerita yang terjadi kemudian.

Pada pertemuan pertama akhir Oktober silam, Madrid takluk empat gol tanpa balas. Hasil yang tergolong mengejutkan sebab, meski bestatus bukan pemain utama, pemain-pemain yang diturunkan El Real adalah semodel Ruud van Nistelrooy, Rafael Van der Vaart dan Guti Hernandez--plus Raul Gonzalez dan Karim Benzema.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama-nama mereka tentu lebih mentereng ketimbang Borja Perez dan Ernesto Gomez, dua pemain Alcorcon yang mencetak gol ke gawang Madrid dalam laga tersebut. Rupanya, kemenangan tak melulu ditentukan oleh nama besar.

Madrid pun harus menang lebih dari selisih empat gol untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di leg kedua yang dihelat di Santiago Bernabeu. Los Merengues memang menang, tetapi hanya dengan skor 1-0.Β 

Artinya, Alcorcon yang hanya memiliki anggaran sekitar satu juta euro (Rp 14 miliar), berhak lolos ke babak 16 besar setelah melewati hadangan Madrid yang dicatat Reuters punya anggaran 400 kali lipat lebih besar dari mereka.

Well, nasi sudah menjadi bubur. Andai mereka tak kalah sebesar 0-4 duluan mungkin marjin golnya masih bisa dikejar. Sebab, Raul Albiol sendiri mengakui bahwa skuadnya cukup kesulitan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

"Kami kalah 0-4, kekalahan telak dengan marjin besar. Kami tak menunjukkan apa yang seharusnya dimiliki Real Madrid. Mereka (Alcorcon) sudah bekerja keras dan mereka layak lolos," tandas sang bek kepada Marca.

"Kami kesulitan untuk mencetak gol dan akhirnya gol tersebut datang di menit-menit akhir. Awalnya kami berharap untuk mencetak gol cepat. Akhirnya hal itu tak terjadi, dan kami membuat keadaan menjadi lebih sulit untuk diri kami sendiri."

"Mereka bermain bagus dia dua pertandingan itu, kami harus memberika mereka ucapan selamat," tandas Albiol.

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads