Laga antara kedua tim akan dihelat di penghujung bulan ini, atau tepatnya pada 29 November 2009 di Nou Camp. El Barca akan menghadapi rival beratnya itu dengan bawaan bayang-bayang kedigdayaan musim lalu.
Ketika mereka meraih treble winners, sang rival malah nihil gelar. Supaya tak hampa trofi lagi musim ini, Madrid kemudian mendatangkan banyak bintang. Hanya saja sejauh ini hal tak berjalan seperti yang diharapkan Los Blancos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai takluk 2-3 dari AC Milan di Liga Champions, mereka kemudian ditahan imbang Real Valladolid 0-0 di La Liga. Yang terburuk adalah ketika disingkirkan tim divisi tiga, Alcorcon, di Copa del Rey. Alcorcon bahkan sempat menang 4-0 pada pertemuan pertama mereka--sebelum akhirnya Madrid membalas, tetapi cuma dengan skor 1-0.
Ujung-ujungnya kursi pelatih Manuel Pellegrini goyang. El Clasico disebut-sebut bakal jadi ujian sesungguhnya untuk mantan pembesut Villarreal itu. Kalah pada laga melawan Barca, bukan tak mungkin Pellegrini bakal didepak.
Catatan-catatan seperti itulah yang kemudian membuat Ibra berkomentar mengenai Madrid. Dengan segala bintang dan dana besar yang sudah dikeluarkan, Madrid belum meraih hasil yang diharapkan. Ia pun kemudian menyebut Los Merengues tak sempurna untuk saat ini.Β Β Β Β Β
"Saya tak banyak mengikuti pertandingan lainnya, saya hanya fokus pada pertandingan saya sendiri. Jika Anda melihat hasil yang ada, jelas bahwa banyak hal di Madrid tak berjalan sempurna," ujarnya di Yahoosports.
Namun demikian, Ibra juga mengakui bahwa skuad Madrid saat ini memiliki potensi untuk menjadi hebat. Yang dibutuhkan hanyalah waktu agar semuanya pemain bisa beradaptasi dengan baik.
"Tetapi ingat, ini adalah skuad baru. Butuh waktu untuk menyesuaikan diri mereka dan mereka memiliki potensi untuk menjadi tim hebat," tandasnya.
(roz/din)











































