Kritikan terhadap Barcelona sudah muncul saat mereka menundukkan Racing Santander dengan 4-0 di Liga Spantol akhir pekan lalu. Serangan pada The Catalans semakin menjadi-jadi setelah mereka cuma bisa bermain imbang saat melawat ke Stuttgart di leg I babak 16 besar Liga Champions.
Khusus penampilan di kompetisi Eropa, Barca terbilang beruntung bisa pulang membawa hasil satu angka dinihari kemarin. Di babak pertama laga tersebut, berulang kali Barca dapat ancaman serius dari Die Roten, termasuk dua klaim penalti yang tak diacuhkan wasit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang hanya berasumsi kalau kami sudah berhasil maka kami akan terus seperti itu. Orang berpikir kalau kami akan bisa memenangi pertandingan karena kami adalah juara bertahan. Tapi bukan itu masalahnya. Semuanya soal kerja keras. Tim-tim lain mempersiapkan diri dengan sangat baik," sahut Guardiola menjawab kritik yang diarahkan ke pasukannya.
Jika dibanding musim lalu, perfoma Barcelona memang tak terlalu luar biasa. Terdepak dari Copa del Rey adalah salah satu contoh nyatanya, meski sejauh ini mereka masih memuncaki klasemen La Liga dan punya kans mempertahankan tropi Liga Champions.
"Ada waktunya di mana segala sesuatu berjalan mulus dan kadang tidak. Tim ini selalu mencoba melakukan hal yang benar, kadang itu berhasil, meski kadang tidak."
"Hasil yang kami dapat (atas Stuttgart) relatif positif, tapi kami harus terus berkembang untuk bisa memenangi titel. Kami tahu apa yang harus kami lakukan dan sama sekali tak ada keraguan dalam diri saya kalau kami akan bisa meraihnya," tutup Guardiola seperti dikutip dari Reuters.
(din/roz)











































