Ronaldo, Rivaldo, Zinedine Zidane, Luis Figo, Crisitano Ronaldo, dan Lionel Messi adalah beberapa contoh dari pemain terbaik dunia yang pernah merumput di Liga Spanyol.
La Liga juga menjadi "kawah candradimuka" bagi pemain-pemain untuk memulai karirnya dan meraih kebintangan. Untuk soal ini, Sergio Aguero (Atletico Madrid), David Villa, David Silva (Valencia) dan eks Atletico Madrid Fernando Torres bisa menjadi contohnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, gemerlap La Liga hanya dikuasai oleh dua tim saja sejak kompetisi ini digulirkan pada 1929, yakni Real Madrid dan Barcelona. "Si Putih" meraih 31 gelar juara, sedangkan "Si Biru-Merah" mengoleksi 19 titel.
"Liga yang paling menghibur adalah kompetisi di mana persaingan begitu tinggi. Tetapi perbedaan yang terjadi antara klub-klub lain dengan Real Madrid dan Barcelona begitu jauh, dan hal ini tentu tak disukai," kata pelatih Valencia Unai Emery.
"Akan lebih sehat lagi bagi kompetisi ini bila perbedaan yang ada bisa dipersempit. Hal itu akan membuat liga ini menjadi lebih menarik," kata Emery di Soccerway.
Terakhir kali klub "outsider" berhasil menguasai kompetisi, terjadi di periode awal 1980-an. Ketika itu Real Sociedad dan Athletic Bilbao bergantian menjadi yang terbaik di La Liga dalam empat musim.
Setelahnya Los Merengues dan Los Blaugrana sangat dominan hingga saat ini. Bahkan musim ini pun gelar juara dipastikan jatuh ke tangan salah satu dari mereka.
Dominasi klub Castellan dan Catalan itu hanya sempat "diusik" oleh Atletico Madrid (juara 1995/96), Deportivo La Coruna (1999/00), dan Valencia (2001/02 dan 2003/04).
(nar/nar)











































