Musim lalu Ibrahimovic gagal memenuhi ekspektasi. Didatangkan dengan harga tinggi, namun hanya 16 gol yang berhasil dia bukukan dari 29 kali penampilannya di La Liga. Jumlah gol striker Swedia itu lebih sedikit dibanding musim terakhirnya di Inter Milan yakni 25 gol.
Kedatangan David Villa mengancam masa depan Ibra. Masuknya eks pelatih Inter Jose Mourinho sebagai entrenador Real Madrid memunculkan isu bahwa pemain bertubuh jangkung itu akan bereuni dengan mantan pelatihnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Ibra menjawab sendiri semua isu yang beredar. "Saya adalah pemain Barca dan tetap pemain Barca. Setiap saya berganti klub, saya selalu berpikir bahwa tahun pertama merupakan masa paling sulit. Namun dari pengalaman sejauh ini, tahun pertama terbaik saya adalah di Barcelona," tegas dia di Reuters.
Ibra mengatakan keputusan ini didasari pada fakta bahwa dirinya dan Barca saling membutuhkan.Β "Saya sudah bicara dengan pelatih Josep Guardiola dan ia mengatakan bahwa baginya saya adalah tetap pemain penting dan sejak sekarang, apa yang harus saya lakukan adalah bekerja keras dan menjaga kepercayaan diri yang dimiliki," tukasnya di situs resmi Barca.
"Saya bergabung dengan tim ini untuk memenangi Liga Champions dan saya akan terus berusaha untuk mencapai tujuan itu," jelas Ibra soal target pribadinya.
"Rumor tersebut tidak berpengaruh apa pun bagi saya karena saya tidak ragu lagi untuk tetap bersama Barca. Saya anggap isu yang beredar itu sekadar hadiah saja," tutup pria yang pernah memperkuat Ajax Amsterdam dan Juventus itu. (nar/arp)











































