Laga antara Valencia vs Madrid pada Minggu (20/11/2011) berjalan sengit, sebelum akhirnya berkesudahan 2-3. Madrid memang selalu mampu dalam posisi unggul, namun El Che terus memberikan tekanan hebat hingga laga benar-benar berakhir.
Hingga babak kedua hanya menyisakan tujuh menit, pertandingan masih berjalan sengit. Tuan rumah yang tak mau mendapat malu semakin gencar melancarkan serangan untuk memaksakan hasil imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim ini masih jauh dari kata usai dan kami akan terus bekerja untuk mengambil lebih banyak angka," tambah dia.
Atas hasil positif yang dicapai oleh Madrid pekan ini, dia memberikan kredit pada kejelian sang pelatih, Jose Mourinho dalam meracik strategi. Karanka menyebutkan kejelian 'The Special One' memasang Lassana Diara, Xabi Alonso, dan Sami Kheidira jadi kunci Madrid meraih kemenangan.
"Itu cerdas untuk menggunakan Diarra, Khedira, dan Alonso bersamaan di lini tengah karena kami menginginkan untuk memperkuat lini tengah kami mengetahui bahwa kebanyakan pemain kami kelelahan setelah menjalani tugas pertandingan internasional," jelas Karanka.
"Kami ingin memberikan tekanan pada titik kreatif Valencia. Kami tidak ingin bertahan. Sebaliknya, kami ingin menjaga setiap ruang dalam mencakup penyerangan," tutup pria berusia 38 tahun itu.
(din/din)











































